Wednesday, May 22, 2013

Melawan Egoisme Elite Sepak Bola

melawan-egoisme-elite-sepak-bola

Anton Bahtiar Rifa’i “Mudah-mudahan kedatangan mereka akan membukakan mata,” ucap Nil Maizar. Pelatih timnas senior Indonesia itu sedang sedang berbicara soal bergabungnya pemain asal Indonesia Super League (ISL), seperti Bambang Pamungkas, Firman Utina, dan Ponaryo Astaman ke dalam tim yang dibesutnya untuk kejuaraan sepak bola paling bergengsi di level Asia Tenggara, Piala AFF. “Membukakan mata” [...]

Muda, Beda, dan Mengajar di Desa

muda-beda-dan-mengajar-di-desa

Yus Ariyanto Pesimisme semestinya sesuai dosis. Anak-anak muda Indonesia bukan hanya mereka yang mem-bully adik kelas di sekolah mahal di Pondok Indah; bukan hanya mereka yang suka adu balap di jalanan samping kantor saya dengan mobil yang, berani taruhan, bukan dibeli dari hasil peluh sendiri. Sila simak dua paragraf ini: “Para Pengajar Muda adalah pejuang-pejuang [...]

Tendangan Dua Belas Pas

tendangan-dua-belas-pas

Achmad Yani Yustiawan Sejarah telah ditorehkan Spanyol di Piala Eropa 2012. La Furia Roja kini tercatat sebagai tim di dunia yang berhasil merengkuh tiga turnamen besar secara beruntun. Piala Dunia 2010 kemudian jadi King of Euro berturut-turut (2008-2012). Ada catatan kecil yang cukup menarik dari pagelaran Euro 2012 Polandia-Ukraina kali ini. Bukan tim Matador, tapi [...]

Melawan Korupsi, Melawan Lupa

melawan-korupsi-melawan-lupa

Yus Ariyanto Di paruh pertama 1990-an, kalimat Milan Kundera ini mulai dikenal: “The struggle of man against power is the struggle of memory against forgetting.” Ada di The Unbearable Lightness of Being, kebanyakan pengutipnya di Indonesia belum membaca dari sumber aslinya. Seingat saya, cendekiawan Mochtar Pabottingi merupakan salah seorang yang pertama kali memulungnya untuk menonjok [...]

Bung Karno

bung-karno

Yus Ariyanto Bagaimana memosisikan seorang Sukarno? Negarawan? Diktator? Saya membuka lagi Catatan Subversif, kumpulan catatan harian Mochtar Lubis saat dibui di masa Orde Lama tanpa pernah diadili. Ia memimpin koran Indonesia Raya yang gencar melancarkan kritik kepada pemerintah, terutama terkait maraknya korupsi dan salah kelola negara. Pada Desember 1958, Mochtar mendengar kabar, Sukarno setuju tahanan-tahanan [...]

kongres-pssi-dan-putri-solo

Achmad Yani Yustiawan Kota Solo, Jawa Tengah,  terlihat adem ayem. Tak ada aktivitas yang menonjol. Padahal dalam beberapa hari ke depan, di kota dengan semboyan “Berseri” itu, akan digelar gawe besar. Bukan hanya akbar acara tersebut juga perlu diantisipasi dengan baik, karena  bisa  menegangkan. Ya, agenda itu adalah Kongres Luar Biasa PSSI. Bertempat di The [...]

membela-bu-siami

Yus Ariyanto Menyaksikan perlawanan terhadap Ibu Siami adalah menonton wajah kita yang belepotan. Kita memuja hasil, abai terhadap proses. Tujuan menghalalkan segala jalan. Di Surabaya, Siami mengungkap kecurangan dalam proses ujian nasional yang diikuti anaknya: mencontek massal. Tapi, para orangtua lain tak terima. Siami dikecam dan mesti pergi dari rumah [baca: Siami Kembali Didemo].

wakil-rakyat

Yus Ariyanto Di pertengahan 1990-an, seorang teman saya pernah nyeletuk ke seorang teman lain yang sering menyambangi DPRD Jawa Barat, dan sesekali DPR, untuk berdemonstrasi. Intinya, menurut dia, parlemen era Orde Baru tak punya legitimasi. Tegak dari sistem dan praktik pemilu yang tak kredibel, para anggota parlemen tak bisa diharapkan. Jadi, “Kalo ke sana, elu [...]

pele-dan-para-durjana-sepak-bola

Yus Ariyanto Bertahun-tahun setelah pensiun, Pele berlimpah kekayaan. Bekas mahabintang ini menjadi bintang iklan Mastercard, Samsung, Coca Cola, dan sejumlah merek lain. Ia juga didapuk menjadi “duta besar” perusahaan minyak pelat merah Brasil, Petrobas. Dengan fulus di tangan, pada 1993, ia hendak membeli hak siar kompetisi sepak bola Brasil. Tentu saja, ia harus berhadapan dengan [...]

menikmati-double-guitar-power-metal

Chistiyanto Purnomo Lama vakum dan setelah 6 tahun sibuk dengan kegiatan masing-masing, grup musik era 80-90an Power Metal kembali berkumpul. Desember 2010 lalu, mereka merelease album anyar bertajuk Power Metal IX. Ada yang berubah dalam album ini. Arul Efansyah memang masih tak tergantikan untuk mengisi vokal, meski sempat tak aktif beberapa lama dan digantikan vokalis [...]

main-di-luar-negeri-yuk

Ariyo Ardi Sebelum tahun 1996, mungkin hanya sedikit publik sepakbola yang tahu kehebatan sepakbola Ceko, tapi setelah negara yang dulu bergabung dengan Slovakia ini menahan Jerman selama dua kali 45 menit di babak final pada Piala Eropa 1996 di Inggris, dunia baru tahu ada talenta besar di negara yang terletak di Eropa Tengah ini. Ceko [...]

ekstasi-media

Syaiful Halim Layar kaca kembali memperlihatkan drama realitas. Dua artis papan atas itu memenuhi undangan polisi. Puluhan pasang mata mengarah ke sebuah mobil mewah yang tiba-tiba merapat di gedung belakang Mabes Polri. Lensa kamera mengikuti pergerakan keduanya, sejak keluar dari mobil, memasuki gedung sambil bergandengan tangan, hingga memasuki gedung. Siraman lampu kilat tidak berhenti berjatuhan [...]

minggu-yang-indahhhhhhhhh

Ariyo Ardi Entah berapa huruf H yang bisa mewakili perasaan senang saya di minggu pertama bulan Desember ini.Rabu lalu para pemain sepak bola terbaik di tanah air (saat ini) memberi pelajaran berharga kepada Harimau Muda, sebutan bagi kesebelasan Malaysia yang kebanyakan diisi pemain berusia 19-20 tahun, bagaimana cara bertahan yang baik agar tidak kebobolan hampir [...]

pak-gubernur-memilih-ke-jerman

Yus Ariyanto Gubernur Sumatra Barat  Irwan Prayitno mengingatkan saya pada Rudy Giuliani. Segera setelah New York diserang para teroris pada 11 September 2001, Rudy, yang saat itu menjadi walikota, bergerak. Ia bekerja belasan jam tiap hari. Ia memimpin operasi penyelamatan secara langsung di lapangan, pun bolak-balik ke rumah sakit untuk menenangkan korban. Rudy juga terus [...]

politik-itu-senator

Demokrasi berakhir di negeri itu. Tentara melancarkan kudeta. “…tak ada cara lain. Rezim ini busuk. Apa yang akan terjadi pada negeri ini jika kalian tak mengangkat senjata?!” kata Senator Esteban Trueba kepada seorang perwira di kantor Kementerian Pertahanan, tak lama setelah istana berhasil dikuasai dan Sang Presiden dicokok. Di lubuk hati Trueba sejatinya terbit keraguan. [...]