Saturday, May 18, 2013

Melawan Egoisme Elite Sepak Bola

melawan-egoisme-elite-sepak-bola

Anton Bahtiar Rifa’i “Mudah-mudahan kedatangan mereka akan membukakan mata,” ucap Nil Maizar. Pelatih timnas senior Indonesia itu sedang sedang berbicara soal bergabungnya pemain asal Indonesia Super League (ISL), seperti Bambang Pamungkas, Firman Utina, dan Ponaryo Astaman ke dalam tim yang dibesutnya untuk kejuaraan sepak bola paling bergengsi di level Asia Tenggara, Piala AFF. “Membukakan mata” [...]

Muda, Beda, dan Mengajar di Desa

muda-beda-dan-mengajar-di-desa

Yus Ariyanto Pesimisme semestinya sesuai dosis. Anak-anak muda Indonesia bukan hanya mereka yang mem-bully adik kelas di sekolah mahal di Pondok Indah; bukan hanya mereka yang suka adu balap di jalanan samping kantor saya dengan mobil yang, berani taruhan, bukan dibeli dari hasil peluh sendiri. Sila simak dua paragraf ini: “Para Pengajar Muda adalah pejuang-pejuang [...]

Tendangan Dua Belas Pas

tendangan-dua-belas-pas

Achmad Yani Yustiawan Sejarah telah ditorehkan Spanyol di Piala Eropa 2012. La Furia Roja kini tercatat sebagai tim di dunia yang berhasil merengkuh tiga turnamen besar secara beruntun. Piala Dunia 2010 kemudian jadi King of Euro berturut-turut (2008-2012). Ada catatan kecil yang cukup menarik dari pagelaran Euro 2012 Polandia-Ukraina kali ini. Bukan tim Matador, tapi [...]

Melawan Korupsi, Melawan Lupa

melawan-korupsi-melawan-lupa

Yus Ariyanto Di paruh pertama 1990-an, kalimat Milan Kundera ini mulai dikenal: “The struggle of man against power is the struggle of memory against forgetting.” Ada di The Unbearable Lightness of Being, kebanyakan pengutipnya di Indonesia belum membaca dari sumber aslinya. Seingat saya, cendekiawan Mochtar Pabottingi merupakan salah seorang yang pertama kali memulungnya untuk menonjok [...]

Bung Karno

bung-karno

Yus Ariyanto Bagaimana memosisikan seorang Sukarno? Negarawan? Diktator? Saya membuka lagi Catatan Subversif, kumpulan catatan harian Mochtar Lubis saat dibui di masa Orde Lama tanpa pernah diadili. Ia memimpin koran Indonesia Raya yang gencar melancarkan kritik kepada pemerintah, terutama terkait maraknya korupsi dan salah kelola negara. Pada Desember 1958, Mochtar mendengar kabar, Sukarno setuju tahanan-tahanan [...]

jangan-belajar-dari-krisis-politik-thailand

Henry Sianipar Saat tulisan ini dibuat, sejumlah bom dilemparkan ke arah simpatisan massa Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD). Dua Bandara Internasional Suvarnahbhumi dan Don Muang masih dikuasai. Beberapa pesawat terbang sudah diperbolehkan tinggal landas, tetapi massa PAD masih tetap belum mau melepaskan penguasaan bandara. Dalam beberapa hari ke depan, bukan tidak mungkin kita akan menyaksikan [...]

dilema-penarikan-pajak

Haryo Dewanto Anda masih ingat dengan mantan Dirjen Pajak Hadi Purnomo. Ia pernah mengatakan, meski pemerintah telah menyusun beberapa program untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak, namun sampai saat ini penarikan pajak belum bisa optimal. Menurutnya, disebabkan dua hal, yaitu tidak adanya akses transaksi keuangan secara jelas dan belum berperannya fungsi koordinasi antar departemen. [...]

milan-kundera-adam-malik-dan-proyek-lupa

Yus Ariyanto Oktober silam, kabar tak sedap menerpa Milan Kundera. Czech Institute for Studies of Totalitarian Regimes menyitir laporan kepolisan bahwa penulis terkenal itu menjadi informan bagi penangkapan Miroslav Dvoracek, bekas pilot yang dituduh bekerja untuk kepentingan Amerika Serikat. Dvoracek akhirnya dihukum 21 tahun penjara. Kejadian itu berlangsung pada 1950 dan Kundera baru berusia 21. [...]

pilih-orang-jangan-pilih-partai-kau-akan-kecewa

M. Nurul Amin Akrobat partai politik jelang pemilu semakin menjadi-jadi. PKS mendapat sorotan, Demokrat fokus dalam tatapan, Golkar tak kehabisan jalan, dan PDI-P tak lekang oleh harapan. Sisanya, berupaya bangkit dan berjalan. Iklan politik PKS menuai kecaman, hasil survey LSI, Demokrat terdepan, Golkar revisi anggaran, kader utama pengisi tabungan, kesulitan keuangan, dan PDI-P beriklan, Megawati [...]

ayu-dan-nova

Syaiful Halim Ayu melenggokkan pinggulnya ke kiri dan kanan. Matanya menyapu pemandangan di kiri-kanannya; semua penari itu juga mencoba mengikuti hentakan kendang. Para tetamu di depan masing-masing penari tak kalah gesitnya. Dengan mulut masih menghisap rokok, mereka kerap memandang genit sang penari. Tiba-tiba seorang tamu meraih tubuh Ayu dan pasangannya hingga berpelukan. Ia tertawa terbahak-bahak. [...]

Alexander Wibisono Menonton film terbaru James Bond, Quantum of Solace, membuat saya terkesan. Meski beberapa aksinya memang sedikit tidak masuk akal, tapi agen rahasia Inggris itu tampil lebih manusia. Bond tampil sebagai pria yang berpenampilan dingin, kekar dan kasar. Bukan juga manusia yang sempurna atau selalu benar dalam bertindak. Terbukti, ia malah kena masalah karena [...]

setting-email-di-telepon-genggam-anda

Haryo Dewanto Andai berlangganan blackberry terlalu mahal bagi teman-teman, ini ada yang murah dan tentunya jika telepon genggam Anda mendukungnya. Email yang kita miliki bisa diakses lewat telepon genggam dengan mudah, semudah menerima dan mengirim SMS. Untuk mendapatkan fasilitas ini, perlu setting dulu di telepon genggam. Dan jangan takut semua operator kini telah mendukung. Mau [...]

lampu-kuning-untuk-pks

Moh. Samsul Arifin Ini bukan kisah soal iklan politik Partai Keadilan Sejahtera. Atau sepak terjang PKS dalam pilkada sepanjang 2005-2008, yang sebagian besar berbuah manis. Melainkan sodokan yang mengejutkan dari partai yang baru nongol 9 September 2001 lalu. Sedikitnya dua hal istimewa diukir Partai Demokrat. Popularitasnya terdongkrak, melewati Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan [...]

aku-hamil-maka-aku-istimewa

Iskandar Siahaan Seorang wanita hamil menulis surat pembaca di sebuah harian Ibu Kota. Isinya berisi keluhan tentang sikap seorang sopir taksi yang ia nilai tidak punya empati pada seorang wanita hamil. Peristiwanya demikian: bersama dua kawannya, sang wanita yang duduk di sebelah sopir muntah. Spontan si sopir panik dan berucap, ”Aduh muntah, awas jangan kena [...]

manusia-bukan-matematika

Yus Ariyanto Apakah berita begitu berkuasa atas pikiran khalayak? Sri Rumiyati alias Yati bercerita kepada wartawan, ”Saya memutilasi Pak Hendra karena meniru Ryan, terutama dari tayangan televisi selain dari koran yang saya beli di angkot (angkutan kota). Daripada repot, untuk menghilangkan jejak jenazahnya, saya potong-potong saja Pak Hendra seperti dilakukan Ryan.” Ingatan saya menjulur jauh [...]