<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog liputan6</title>
	<atom:link href="http://blog.liputan6.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.liputan6.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Feb 2010 08:10:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Negara Kesatuan Republik Amnesia</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2010/02/08/negara-kesatuan-republik-amnesia/</link>
		<comments>http://blog.liputan6.com/2010/02/08/negara-kesatuan-republik-amnesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 08:08:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vincent</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Kemasyarakatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[Vincent Hakim R.
Seorang siswa SMA bertanya pada saya dalam sebuah diskusi kelas tentang jurnalistik. Tanyanya, &#8220;Pak, kenapa ya, bangsa ini cepat sekali lupa dan melupakan banyak peristiwa yang seharusnya penting sekali diingat dan kemudian dipelajari agar yang buruk tidak selalu terulang lagi. Sementara segala yang baik bisa dimanfaatkan.&#8221; Pertanyaan itu spontan mengagetkan saya. Karena apa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.liputan6.com/2010/02/08/negara-kesatuan-republik-amnesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bonek &amp; Fanatisme Ugal-ugalan</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2010/01/26/bonek-fanatisme-ugal-ugalan/</link>
		<comments>http://blog.liputan6.com/2010/01/26/bonek-fanatisme-ugal-ugalan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 07:38:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syamsul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Kemasyarakatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[Moh Samsul Arifin
Sungguh murah harga nyawa di republik ini. Satu lagi bonek&#8211;pendukung Persebaya&#8211;meninggal selepas menyaksikan big match Persib vs Persebaya di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung. Ia jatuh dari kereta api yang mengantarnya pulang ke Surabaya. Ini kejadian kedua. Jelang duel klasik dua klub yang memiliki pendukung fanatis itu, A. Fathoni (21) jatuh dari [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.liputan6.com/2010/01/26/bonek-fanatisme-ugal-ugalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Alcatraz ke Pondok Bambu</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2010/01/11/dari-alcatraz-ke-pondok-bambu/</link>
		<comments>http://blog.liputan6.com/2010/01/11/dari-alcatraz-ke-pondok-bambu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 18:06:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[Rinaldo
Anda tentu pernah mendengar nama Alcatraz. Pulau yang ditemukan penjelajah Spanyol, Juan Manuel de Ayala, pada tahun 1775 ini sudah kondang ke mana-mana. Bukan karena pulau seluas 12 hektare itu banyak ditinggali burung alcatraces (pelikan) atau suburnya populasi hiu di sekelilingnya, tapi karena sebuah penjara.
Tak ada yang istimewa dengan pulau di Teluk San Francisco ini. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.liputan6.com/2010/01/11/dari-alcatraz-ke-pondok-bambu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gus Dur</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2010/01/01/gus-dur/</link>
		<comments>http://blog.liputan6.com/2010/01/01/gus-dur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 01:20:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obituari]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/2010/01/01/gus-dur/</guid>
		<description><![CDATA[/1./
Suatu hari di Oktober 1990. Mungkin tanggal 21 atau 22. Siang itu, panas membakar Bandung. Ribuan anak muda Muslim berhimpun di lapangan parkir Universitas Padjadjaran. Salawat Badar berkumandang. Saya hadir di sana tapi dengan bloon&#8211;maklum, belum dua bulan berstatus mahasiswa. Tapi, saya tahu, salah satu sosok yang berbicara di depan mikrofon itu adalah Jalaluddin Rakhmat, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.liputan6.com/2010/01/01/gus-dur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wow&#8230;Zakiah Nurmala</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2009/12/28/wow-zakiah-nurmala/</link>
		<comments>http://blog.liputan6.com/2009/12/28/wow-zakiah-nurmala/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 15:01:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syamsul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/?p=440</guid>
		<description><![CDATA[Moh. Samsul Arifin
Perempuan itu Zakiah Nurmala namanya. Berparas manis, kulit langsat, rambut panjang terurai serta senyum menawan. Ia bagai tuak bagi remaja Arai—simpai keramat sepupu tokoh utama tetralogi Laskar Pelangi. Simpai keramat adalah istilah orang Melayu untuk seseorang sebatang kara yang telah ditinggal orangtua dan kakek-neneknya. Arai, tak pelak lagi orang terakhir dari suatu klan. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.liputan6.com/2009/12/28/wow-zakiah-nurmala/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku, Pesta, dan Cinta</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2009/12/17/buku-pesta-dan-cinta/</link>
		<comments>http://blog.liputan6.com/2009/12/17/buku-pesta-dan-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 14:52:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Kemasyarakatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Bung,
Saya terhanyut. Nurmala Kartini Pandjaitan atau Kartini Sjahrir atau Ker begitu piawai mendedahkan kisah kalian. Pada 1968, perkenalan itu terjadi. Ker masuk sebagai mahasiswa baru Fakultas Sastra Universitas Indonesia jurusan Antropologi, sementara dirimu adalah “mahasiswa tua” jurusan Sejarah di fakultas yang sama. Orde Lama telah runtuh, Orde Baru tengah menata diri.
Ker mengaku, saat itu, ia [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.liputan6.com/2009/12/17/buku-pesta-dan-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyoal &#8220;Gado-Gado Sang Jurnalis&#8221;</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2009/12/14/menyoal-gado-gado-sang-jurnalis/</link>
		<comments>http://blog.liputan6.com/2009/12/14/menyoal-gado-gado-sang-jurnalis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 08:26:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syaiful</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Sesaat setelah buku Gado-Gado Sang Jurnalis: Rundown Wartawan Ecek-Ecek karya saya memasuki rak toko buku, seorang sahabat menyodorkan dua kritik serius. Yakni, soal pemilihan tokoh &#8220;saya&#8221; dan momen peluncurannya yang dianggap berbanding terbalik dengan kondisi sekarang.
&#8220;Kenapa juga harus sampean sendiri yang menjadi kendaraan cerita. Apa tidak khawatir buku itu bakal disebut otobiografi? Bahkan, sampean bisa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.liputan6.com/2009/12/14/menyoal-gado-gado-sang-jurnalis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Koin, Simbol, dan Kuasa</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2009/12/11/koin-simbol-dan-kuasa/</link>
		<comments>http://blog.liputan6.com/2009/12/11/koin-simbol-dan-kuasa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 02:54:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syamsul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Kemasyarakatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/?p=425</guid>
		<description><![CDATA[Koin. Kata ini belakangan kerap jadi diskursus publik. Benda ini dihubungkan dengan Prita Mulyasari, wanita yang jadi ‘pesakitan’ gara-gara menulis surat elektronik (email) karena merasa diperlakukan tak sepatutnya oleh sebuah rumah sakit yang membubuhkan kata internasional di belakang namanya. Prita yang mendapat simpati dan dukungan luar biasa dari seluruh capres menjelang Pilpres lalu (di mana [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.liputan6.com/2009/12/11/koin-simbol-dan-kuasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemimpin Sejati</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2009/12/08/pemimpin-sejati/</link>
		<comments>http://blog.liputan6.com/2009/12/08/pemimpin-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 01:19:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vincent</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Kemasyarakatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/?p=422</guid>
		<description><![CDATA[Vincent Hakim R.

Dalam suatu lamunan, tiba-tiba saya teringat satu pengalaman pribadi di sebuah sekolah.
Seorang anak laki-laki ditanya oleh orangtuanya, &#8220;Nak, apa cita-citamu kelak?&#8221; Si anak balita itu dengan sangat percaya diri spontan menjawab, &#8220;Mau jadi plesiden!&#8221; katanya dengan suara dan pengejaan yang masih sangat khas anak-anak. Sementara anak yang lain lagi menjawab ingin jadi jenderal [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.liputan6.com/2009/12/08/pemimpin-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kiamat Memang Sudah Dekat</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2009/12/01/kiamat-memang-sudah-dekat/</link>
		<comments>http://blog.liputan6.com/2009/12/01/kiamat-memang-sudah-dekat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 01:22:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Kemasyarakatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[

Rinaldo
Sudah sejak lama saya hafal  dengan istilah greenhouse effect, global warming, dan  climate change. Wajar saja, karena istilah-istilah itu bukan sesuatu  yang baru. Bahkan, greenhouse effect  atau efek rumah kaca sudah dipopulerkan Jean Baptiste Joseph Fourier  pada 1824, seorang pakar matematika dan fisika asal Prancis, hampir  dua abad silam.
Kendati [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.liputan6.com/2009/12/01/kiamat-memang-sudah-dekat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
