Saturday, May 25, 2013
setting-email-di-telepon-genggam-anda

Haryo Dewanto

Andai berlangganan blackberry terlalu mahal bagi teman-teman, ini ada yang murah dan tentunya jika telepon genggam Anda mendukungnya. Email yang kita miliki bisa diakses lewat telepon genggam dengan mudah, semudah menerima dan mengirim SMS. Untuk mendapatkan fasilitas ini, perlu setting dulu di telepon genggam. Dan jangan takut semua operator kini telah mendukung. Mau tahu caranya?

Walau belum bisa bersaing dengan SMS, Email di telepon genggam semakin populer saja. Padahal jika dihitung-hitung fasilitas yang mengandalkan internet ini bisa lebih murah. Namanya “Push Mail”. Jika ada pesan baru akan langsung masuk ke ponsel layaknya SMS. Bagi teman-teman yang menggunakan email di Gmail.com, Yahoo.co.id dan email perusahaan/pribadi bisa menggunakan fasilitas ini dengan gratis, asal email Anda mendukung layanan POP3/SMTP. Selengkapnya »

Kameraklopedia

April - 26 - 2008 11 KOMENTAR
kameraklopedia

Satu jam lebih saya menunggu dimulainya konferensi pers di sebuah ruangan Departemen Luar Negeri era Orde Baru. Saat itu, tahun 1989, saya bekerja sebagai fotografer media asing dengan status paruh waktu. Ternyata mereka masih menunggu kru TVRI yang belum datang, padahal hampir semua media sudah hadir. Keluhan sudah mulai keluar dari mulut semua orang. Lama banget, sih? Deadline nih! Saat itu masih belum terpikir, mengapa media televisi – kebetulan TVRI sebagai satu-satunya – begitu ditunggu kedatangannya?

Ketika membaca informasi atau berita dari surat kabar, dan atau mendengar berita lewat radio, ada pekerjaan lain lagi yang otomatis Anda lakukan, yakni membayangkan situasi kejadian tersebut, melalui imajinasi anda. Misalkan peristiwa tsunami di Aceh, surat kabar menulis ratusan ribu mayat bergelimpangan, radio mengatakan Aceh lumpuh total. Tentu saja tiap orang akan berbeda-beda hasil imajinasinya. Namun ketika semua orang menyaksikan peristiwa itu melalui televisi, semua mempunyai bayangan yang sama. Semua terlihat jelas “kiamat” yang terjadi tanpa harus berimajinasi lagi. Selengkapnya »