Monday, March 22, 2010
dari-alcatraz-ke-pondok-bambu

Rinaldo

Anda tentu pernah mendengar nama Alcatraz. Pulau yang ditemukan penjelajah Spanyol, Juan Manuel de Ayala, pada tahun 1775 ini sudah kondang ke mana-mana. Bukan karena pulau seluas 12 hektare itu banyak ditinggali burung alcatraces (pelikan) atau suburnya populasi hiu di sekelilingnya, tapi karena sebuah penjara.

Tak ada yang istimewa dengan pulau di Teluk San Francisco ini. Tak ada sumber air bersih, tanahnya gersang tak banyak ditumbuhi rumput. Karena itu, baik pemerintah Spanyol atau Meksiko sebagai penguasa waktu itu tak sudi memanfaatkan pulau nan tandus ini. Selengkapnya »

Subagyo dan Anggodo

November - 19 - 2009 12 KOMENTAR
subagyo-dan-anggodo

Yus Ariyanto

Subagyo pernah mendekam di bui. Monitor Depok menulis, ia menjadi penghuni LP Paledang, Bogor, pada 2006. Kesalahannya: bermain judi. Selasa (17/11) lalu, di sebuah rumah kontrakan, ia kembali melakukan hobi itu bersama tiga temannya. Mungkin, ia melakoninya sebagai rekreasi di sela-sela pekerjaan sebagai supir angkutan umum D-102 jurusan Limo-Depok. Hari menjelang petang.

Ketika mereka asyik dengan permainan itu, tiba-tiba datang sekelompok orang yang kemudian diketahui adalah anggota Polsek Limo, Depok, Jawa Barat. Para penjudi itu kontan tunggang-langgang, berusaha melarikan diri. Tiga orang gagal dan diringkus. Tapi, Subagyo nahas: peluru membuatnya meregang ajal. Selengkapnya »

Rindu Polisi Jujur

November - 5 - 2009 21 KOMENTAR
rindu-polisi-jujur

Rinaldo

Di awal 1956, seorang pria tinggi kurus bersama istrinya tiba di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatra Utara. Perintah dari atasan membuatnya harus meninggalkan Tanah Jawa dan menjejakkan kaki di kota yang dia tak kenal sama sekali. Ada sedikit kegamangan ketika dia harus mengemban jabatan baru sebagai Kepala Direktorat Reserse Kriminal pada Kantor Polisi Sumut (sekarang Polda Sumut).

Betapa tidak, sebelum berangkat, atasan dan sejumlah koleganya sudah mewanti-wanti. Disebutkan, Kota Medan adalah daerah rawan dan keras. Penyelundupan dan perjudian seolah tak tersentuh. Banyak sudah perwira polisi yang bertekuk lutut karena berutang budi pada pengusaha kakap yang umumnya dikuasai oleh etnis Tionghoa. Selengkapnya »

Vox Populi Vox Dei

June - 15 - 2009 15 KOMENTAR
vox-populi-vox-dei

Rinaldo

Menjelang pelaksanaan pemilihan presiden mendatang, makin rajin saja politisi kita mengutip adagium yang sangat populer di Eropa pada abad pertengahan. Adagium itu berbunyi vox populi vox dei, yang artinya: Suara rakyat adalah suara Tuhan.

Kutipan berbahasa Latin itu terus-menerus diulang dan didengungkan, bahwa pemilihan umum adalah saatnya rakyat menentukan pilihan dan masa depannya. Apa pun pilihan rakyat, tak bisa digugat, karena itu adalah juga kehendak Tuhan. Selengkapnya »

prita-omni-dan-konsumen-adalah-raja

Yus Ariyanto

Sungguh sulit memahami jalan pikiran pihak manajemen RS Omni International Serpong. Seorang konsumen, Prita Mulyasari, mengeluhkan pelayanan rumah sakit itu dan menuangkannya dalam surat elektronik. Surat itu menyebar, pihak Omni gusar. Eh, babak hukum dimulai. Prita menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik dan…ditahan [baca: Prita Rindu Buah Hati].

Perkara ini segera diketahui publik. Termasuk, konsumen dan calon konsumen Omni sendiri. Kira-kira apa yang langsung menempel di kepala mereka saat mengetahui perkara ini? Saudara-saudara, secara instingtif, para konsumen bakal gampang bersimpati dengan sesama konsumen. Jika ada seorang konsumen diperlakukan seperti itu, mudah ditebak: simpati deras mengalir buat konsumen bersangkutan. Selengkapnya »

korupsi-kolusi-siapa-harus-takut

M. Nurul Amin

Heran, tak habis-habisnya  berita soal korupsi di negeri ini, aneh, tak jua berkurang jumlah koruptor yang melahap seisi negeri. Pagi hari, headline surat kabar mewartakan, petinggi negeri masuk jeruji karena mengisi pundi-pundi untuk pribadi dan relasi  tak kenal henti. Siang hari, warta radio menyampaikan caci demonstran soal korupsi di kantor Departemen bergengsi. Sore hari, berita televisi mensaji mantan menteri diperiksa karena diduga terlibat kolusi pengadaan barang untuk aktivitas pegawai negeri. Belum selesai, malam hari, televisi kembali mensaji, bupati di pelosok negeri berbagi dana untuk kepentingan sendiri.

Ah, itu semua khan untuk pemimpin negeri, tidak juga. Korupsi dan kolusi tak lagi mengenal pemimpin negeri, korupsi dan kolusi kini sudah menjerat seluruh lini. Mungkin, sebagian kita membantah, bukankah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah beraksi! Selengkapnya »

polisi-tebang-pilih-berantas-preman

Haryo Dewanto

Aksi polisi dalam memberantas preman sudah menjadi suguhan bagi warga di berbagai media di Indonesia saat ini. Aksi pemberantasan preman oleh polisi memang sangat dipublikasikan secara besar-besaran di media massa terutama televisi. Aksi kejar-kejaran pun tergambar sebagai kekuatan yang ditonjolkan polisi. Namun sayang masih ada publikasi polisi yang kurang, yaitu, untuk masyarakat bila terjadi tindakan kejahatan, ke mana masyarakat harus melapor dengan mudah dan cepat. Publikasi seperti ini masih terasa kurang di berbagai media.

Masih menyangkut publikasi polisi, aksi pemberantasan preman hanya mempublikasikan preman yang membutuhkan sesuap nasi ketimbang preman berdasi atau preman oknum polisi hanya disebar dari mulut ke mulut. Padahal preman-preman seperti itu lebih membahayakan karena mempunyai uang yang banyak dan jaringan yang lengkap. Mungkin adanya publikasi saat ini, sebagian masyarakat hanya menilai polisi beraninya hanya dengan “wong cilik”, sementara dengan preman berdasi atau pun oknum polisi nanti-nanti dulu. Selengkapnya »

Mati Syahid

November - 9 - 2008 138 KOMENTAR

Jarot Suprayitno

Definisi syuhada atau mati syahid, adalah orang yang berjuang karena Allah dan untuk kepentingan agama. Kalau dalam kondisi damai, lalu membunuh, termasuk suhadakah amrozi cs yang minggu dini hari ditembak mati karena terlibat pengeboman bali yang menewaskan 202 jiwa?

Sebuah pesan pendek dari Bali terbaca getir. “Bli, para tamu batal datang. Mereka takut!” Dari sms yang datang berikutnya barulah saya mafhum, para tamu itu pelancong Australia yang batal berkunjung ke Pulau Dewata karena takut ancaman teror setelah Amrozi Cs tewas di depan regu tembak, (9/11).
Selengkapnya »

ujian-nasional-dan-kegundahan-guru

Anton Bahtiar Rifa’i 

Ah, pendidikan kita terasa begitu dekat dengan dunia kriminal. Dari koran yang baru saja saya baca, Kepala Sekolah dan empat guru di Menes, Pandeglang, ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Mereka diduga membocorkan soal-soal Ujian Nasional (UN). Ini menambah panjang cerita tentang tenaga pendidik yang dikriminalkan menyusul pelaksanaan UN. Di Lubuk Pakam, misalnya, beberapa waktu lalu belasan guru SMA menjadi tersangka karena mengubah lembar jawaban UN murid-murid mereka. Para guru itu digerebek oleh anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Daerah Sumatera Utara, dengan diwarnai tembakan senapan. Semua peristiwa itu terjadi atas nama UN. Mungkinkah UN telah menjadi “berhala”?

Tulisan ini bukan untuk memberikan pembenaran atas kecurangan yang dilakukan para guru. Hanya saja, kita perlu melihat lagi, bahwa kecurangan itu bukan sesuatu yang berdiri sendiri. Seperti dalam kisah seorang ayah yang mencuri makanan untuk anaknya karena takut sang anak akan kelaparan, maka tindak kriminal itu harus dimengerti sebagai sesuatu yang lahir dari sebuah tekanan. Di sisi lain, pemerintah juga tidak bisa lepas tangan begitu saja, seolah-olah ini hanya persoalan hukum dan pembocoran rahasia negara. Bagaimanapun, banyaknya pelanggaran UN merupakan ekses dari kebijakan pendidikan nasional, dan harus dilihat melalui kacamata sistem pendidikan. Selengkapnya »

Luka

December - 20 - 2007 14 KOMENTAR

Andy Budiman

Seorang pria ditikam karena keyakinannya. Di bawah terik, Udin Saefudin yang mencoba mempertahankan langgar dan rumahnya, ditikam dada kirinya oleh segerombolan orang yang datang dan menyerang atas nama kebenaran. Selengkapnya »

Demokrasi Dibajak?

December - 6 - 2007 21 KOMENTAR
demokrasi-dibajak

Yus Ariyanto

Komedi tak lucu menjelang perayaan tutup tahun. Antasari Azhar, Direktur Penuntutan Jaksa Agung Muda Pidana Umum, terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tak habis pikir saya, apa yang bersemayam di pikiran para anggota Dewan yang terhormat?! Selengkapnya »