Saturday, May 18, 2013
pssi-pengurus-baru-bina-usia-dini

Raymond Kaya

Pasca Kongres PSSI di Solo, induk olahraga terpopuler di Indonesia dan di Dunia ini memiliki pengurus baru. Ketua umum, Wakil dan Sekjen yang baru. Baru terpilih tapi kemudian dipusingkan dengan kegiatan pra piala dunia melawan Turkmenistan, di ibukotanya Tashkent.  Masalah pun bertaburan, mulai dari anggaran hingga pemain dan pelatih. Memberangkatkan tim ke Turkmenistan memerlukan biaya yang besar dan uangpun harus segera terkumpul untuk memberangkatkan tim. Pemainpun diduga tidak dalam kondisi terbaik seiring dengan berakhirnya kompetisi Liga Super.

Sempat ada pemikiran untuk mengirimkan Persipura plus untuk mewakili Indonesia karena kesebelasan inilah yang paling siap saat ini. Selain juara Liga Super, Persipura juga terus berlatih untuk menghadapi lawannya di Liga Champions Asia. Pemikiran ini hilang seiring dengan sulitnya menganti nama-nama  pemain  karena nama-namanya nyaris  semuanya baru belum lagi persoalan menjawab mengapa Persipura yang dipilih ? Kerumitan lain muncul setelah Alfred Rield tiba-tiba diumumkan tidak lagi menjadi pelatih tim nasional digantikan oleh Wim Rijsbergn. Wim yang pernah bermain di Tim Nasional Belanda di Piala dunia 1974 dan 1978 dinilai mampu untuk memahami persoalan  yang dihadapi oleh para pemain Indonesia. Selengkapnya »

darsem-namanya-negara-ayahnya

Raymond Kaya

Darsem namanya, sebuah nama yang  tidak dikenal luas masyarakat. Tapi jika kita mengetik nama Darsem di Google ataupun Yahoo maka akan muncul berita mengenai perempuan ini. Nama Darsem baru terkenal setelah Ia terancam hukuman mati di Arab Saudi. Perempuan asal Subang  Jawa Barat ini sempat  akan di pancung karena terbukti membunuh majikan laki-laki yang  akan memperkosanya  Meski membela diri, tapi Darsem tetap dianggap bersalah, sehingga ia harus dihukum mati. Tapi  pihak keluarga korban memaafkan Darsem dan bersedia menerima uang penganti sebesar 4,7  Miliar Rupiah. Uang ini di bayarkan oleh Kementrian Luar Negeri  setelah berkonsultasi dengan   Komisi Satu DPR RI.

Sebetulnya Darsem lolos dari hokum pancung itu bukan karena membayar uang sekitar 4,7 miliar rupiah itu tapi utamanya adalah pengampunan yang diberikan oleh keluarga  pada Darsem. Jika tidak ada pengampunan dipastikan nasib  pahlawan devisa  ini berakhir dengan cara di pancung. Cerita sedih muncul  ketika  Ruyati dipancung tanpa diketahui  oleh  pemerintah  khusunya KBRI di  Arab Saudi. Alasannya  selain tidak diketahui, perempuan malang  ini tidak  memperoleh pengampunan dari keluarga. Memang ada cerita bahagia menjadi  TKI  di Arab Saudi, tapi  cerita  ini tak ada artinya jika masalah seperti Darsem dan Ruyati akan kembali terulang. Selengkapnya »

kongres-pssi-dan-putri-solo

Achmad Yani Yustiawan

Kota Solo, Jawa Tengah,  terlihat adem ayem. Tak ada aktivitas yang menonjol. Padahal dalam beberapa hari ke depan, di kota dengan semboyan “Berseri” itu, akan digelar gawe besar. Bukan hanya akbar acara tersebut juga perlu diantisipasi dengan baik, karena  bisa  menegangkan.

Ya, agenda itu adalah Kongres Luar Biasa PSSI. Bertempat di The Sunan Hotel Solo, seratus pengurus klub sepabola akan berembuk untuk memilih pimpinan tertinggi di organisasi  olahraga terpopuler sejagat itu. Selengkapnya »