Raymond Kaya
Pasca Kongres PSSI di Solo, induk olahraga terpopuler di Indonesia dan di Dunia ini memiliki pengurus baru. Ketua umum, Wakil dan Sekjen yang baru. Baru terpilih tapi kemudian dipusingkan dengan kegiatan pra piala dunia melawan Turkmenistan, di ibukotanya Tashkent. Masalah pun bertaburan, mulai dari anggaran hingga pemain dan pelatih. Memberangkatkan tim ke Turkmenistan memerlukan biaya yang besar dan uangpun harus segera terkumpul untuk memberangkatkan tim. Pemainpun diduga tidak dalam kondisi terbaik seiring dengan berakhirnya kompetisi Liga Super.
Sempat ada pemikiran untuk mengirimkan Persipura plus untuk mewakili Indonesia karena kesebelasan inilah yang paling siap saat ini. Selain juara Liga Super, Persipura juga terus berlatih untuk menghadapi lawannya di Liga Champions Asia. Pemikiran ini hilang seiring dengan sulitnya menganti nama-nama pemain karena nama-namanya nyaris semuanya baru belum lagi persoalan menjawab mengapa Persipura yang dipilih ? Kerumitan lain muncul setelah Alfred Rield tiba-tiba diumumkan tidak lagi menjadi pelatih tim nasional digantikan oleh Wim Rijsbergn. Wim yang pernah bermain di Tim Nasional Belanda di Piala dunia 1974 dan 1978 dinilai mampu untuk memahami persoalan yang dihadapi oleh para pemain Indonesia. Selengkapnya »
