Tuesday, May 21, 2013

Wakil Rakyat

April - 11 - 2011 20 KOMENTAR
wakil-rakyat

Yus Ariyanto

Di pertengahan 1990-an, seorang teman saya pernah nyeletuk ke seorang teman lain yang sering menyambangi DPRD Jawa Barat, dan sesekali DPR, untuk berdemonstrasi. Intinya, menurut dia, parlemen era Orde Baru tak punya legitimasi. Tegak dari sistem dan praktik pemilu yang tak kredibel, para anggota parlemen tak bisa diharapkan. Jadi, “Kalo ke sana, elu sama aja memberi legitimasi bahwa keberadaan mereka absah,” ujarnya.

Belasan tahun berlalu, Orde Baru pun telah masuk liang kubur. Sistem dan praktik pemilu telah banyak dibenahi. Layak dinobatkan sebagai pemilu yang kredibel dan demokratis. Maka, output-nya (baca: para wakil rakyat) juga pantas diharapkan.  O, iya? Dulu, fungsi pengawasan nyaris tak berjalan. Tak mengherankan jika mereka dijuluki “tukang stempel.” Kini, bukan sekadar bergulir, fungsi pengawasan kerap dilakoni secara berlebihan. Lebay, kata anak sekarang. Selengkapnya »