Monday, May 20, 2013

Politik itu, Senator…

October - 21 - 2010 7 KOMENTAR
politik-itu-senator

Demokrasi berakhir di negeri itu. Tentara melancarkan kudeta. “…tak ada cara lain. Rezim ini busuk. Apa yang akan terjadi pada negeri ini jika kalian tak mengangkat senjata?!” kata Senator Esteban Trueba kepada seorang perwira di kantor Kementerian Pertahanan, tak lama setelah istana berhasil dikuasai dan Sang Presiden dicokok.

Di lubuk hati Trueba sejatinya terbit keraguan. “Aku punya firasat bahwa keadaan tidak berjalan sesuai rencana…” katanya membatin. Sebelumnya, pihak militer meminta kunci mobilnya dengan alasan Kongres telah dibubarkan. Maka, segala fasilitas selaku senator juga harus dilepaskan. Kediktatoran membayang di mata Trueba. Selengkapnya »

freddy-dan-darmono-pilih-siapa

Rinaldo

Senin lalu, Menteri Perhubungan Freddy Numberi tanpa beban mengatakan bahwa kecelakaan kereta di Stasiun Petarukan terjadi karena kesalahan masinis. Hal itu dengan tegas disampaikan Freddy dalam rapat kerja Komisi Perhubungan DPR dengan Kementerian Perhubungan, Direksi PT Kereta Api, dan KNKT. Ini tentu bukan kalimat yang terdengar asing. Setiap kali terjadi kecelakaan kereta, sang menteri biasanya memang buru-buru mencari “pelaku” yang hampir selalu ditujukan kepada masinis.

Sehari kemudian, giliran Pelaksana Tugas Jaksa Agung Darmono yang bikin berita. Dari kantornya di Jalan Hasanudin, Jakarta Selatan, dia mengatakan Kejaksaan Agung tak menemukan indikasi pidana yang dilakukan jaksa yang menangani kasus penggelapan pajak Gayus Tambunan. Bisa ditebak, yang dimaksud sebagai jaksa oleh Darmono adalah Cyrus Sinaga. Apa yang diucapkan Darmono juga hanya mengulang sesuatu yang kerap terjadi. Setiap kali seorang jaksa diindikasikan melanggar hukum, Jaksa Agung biasanya sangat tangkas dan sigap membantahnya. Selengkapnya »

SBY Kembali ke Laptop

October - 6 - 2010 15 KOMENTAR
sby-kembali-ke-laptop

Alexander Wibisono

Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri tergesa-gesa meninggalkan Kantor Presiden. “Ada acara penting di Mabes Polri”, begitu kira-kira ucapan Kapolri kepada Kepala BIN Sutanto. Setelah bersalaman dengan seniornya itu, Kapolri langsung bergegas pergi.

Sejumlah peserta sidang kabinet tentu heran, namun juga mahfum. Sebelum pamit, Kapolri memang dipanggil Presiden SBY. Seorang sumber di lingkungan istana berkata, keduanya terlibat pembicaraan serius tentang calon Kapolri. Presiden SBY gamang dengan dua nama calon yang diusulkan Kapolri. Mengapa? Selengkapnya »