Friday, May 24, 2013

Devisa Raib di Meja Judi

June - 29 - 2010
devisa-raib-di-meja-judi

Aribowo Suprayogi

Pukul 23.00, taksi yang saya tumpangi melintasi kawasan Mustafa Centre, sebuah kawasan mall di Singapura yang selalu ramai selama 24 jam. “Hendak ke mana?” supir taksi keturunan India menyapaku dalam logat melayu yang kental. “Marina Bay Sands, tower dua,” kata saya.

Mengira saya adalah Warga negara Indonesia yang akan bermain judi di resor terpadu milik Las Vegas Sands ini, sang sopir dengan akrabnya bercerita mengenai kelakuan orang-orang Indonesia yang bermain judi di Marina Bay Sands. “Dua minggu lalu saya antar seorang wanita chinese warga negara Indonesia yang menangis di taksi saya karena kalah judi dan harus menyerahkan apartemennya,” cerita sang supir. menurutnya, sang wanita bercerita kepada anaknya di Indonesia sambil tersedu-sedu, perihal kekalahannya di meja sic po.

Kasino di resor terpadu ini memang sengaja didirikan dengan mengambil pangsa para pejudi di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. “Indonesia termasuk dalam tiga negara yang masyarakatnya paling banyak bermain judi, setelah warga Singapura sendiri dan Malaysia,” kata Presiden and Chief Operating Officer Las Vegas Sand Corp, Michael Leven. Las Vegas sands adalah pemilik kasino terbesar di Las Vegas sekaligus pemilik Marina Bay sands. Bisa dibayangkan jutaan dolar yang seharusnya masuk ke Indonesia menjadi devisa negara raib di meja Roulette, Blackjack, Baccarat dan Sic Bo. cerita-cerita kemenangan atau kekalahan orang-orang Indonesia di kasino Pulau Sentosa, dan Marina Bay Sands buah bibir di Singapura.

Tak terasa setelah 20 menit. taksipun berhenti di depan Tower Satu Marina Bay Sands, tempat 1000 wartawan dari seluruh dunia menginap. Cerita sang sopir taksi ini membelokan langkah kakiku ke gedung Marina Ekspo diselah tower satu tempat kasino berlantai empat berada. Rasa ingin tahu mengenai kasino mengurung keinginan ku memasuki kamar hotel. Benar saja baru saja saya menuruni eskalator setelah melalui pemeriksaan security, teriakan kemenangan dari salah satu pejudi di meja sic po terdengar keras dalam logat jawa yang sangat kental. “Malam ini banyak meja judiĀ  sic po dipenuhi orang Indonesia,” kata teman wartawan yang terlebih dulu sampai. melihat permainan sic po, mirip dengan judi koprok yang kerap ditemui di pasar atau di terminal.

Terhadap judi pemerintah Singapura telah mengeluarkan regulasi untuk melindungi warganya. Diantaranya dengan mengenakan biaya 100 dolar Singapura jika masuk ke setiap kasino di negeri singa ini. Tak hanya itu setiap keluarga bisa memberikan surat pernyataan guna melarang salah seorang keluarganya memasuki kasino. Surat tersebut bisa di buat oleh istri untuik mencegah suaminya masuk ke kasino atau sebaliknya. kasino wajib membuat daftar hitam guna berdasarkan surat tersebut yang telah dilegalisasi oleh polisi.

Bisa dibayangkan berapa juta dolar Singapura uang yang seharusnya masuk ke Indonesia menjadi devisa beredar di meja-meja judi. Lebih sedih lagi resor terpadu seluas 15,5 hektar berdiri diatas tanah hasil reklamasi pemerintah Singapura yang menggunakan pasir dari Indonesia. akibat pengambilan pasir untuk reklamasi beberapa pulau di kepualaun Riau tenggelam.

Sementara TKI yang jelas-jelas membawa pulang devisa negara hingga truliunan rupiah, kerap tidak mendapatkan perlakuan yang manusiawi jika sampai di bandara. Tak hanya judi, Singapura juga menjadi surganya berlindung para koruptor dan pengemplang BLBI. Semoga semua ini bisa menjadi bahan perenungan kita semua.

Share and Enjoy:
  • Print this article!
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • blogmarks
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • Netvibes
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Tumblr
  • Twitter
  • Wikio

48 Komentar pada “Devisa Raib di Meja Judi”

  1. Sayang banget padaal masih banyak warga negara Indonesia yang kelaperan tp orang2x kaya di negeri ini malah menghambur-hamburkan duitnya u/ kesenangan sesaat.

  2. simalakama says:

    Ga ada casino devisa lari keluar. Ada casino dibakar FPI…

  3. aa says:

    masalah perjudian ini memang sudah mendarah daging dan sudah ada sejak jaman dahulu, manusia selalu dalam keadaan tergesa2 ingin cepat kaya tanpa mau berpayah2 bekerja keras, mau cepat sukses dalam sekejap mata, tipu daya setan sungguh berhasil untuk yang satu ini, seandainya saja ada gembar gembor yang luar biasa disemua media dan ajakan yang memikat tentang betapa mulianya seseorang yang menolong sesamanya, dan batapa sebentarnya hidup di dunia ini

  4. JOYOROYO says:

    judi sama tuanya dengan pelacuran/WTS&P(pria)TS,juga sama sulitnya dihapuskan.lihat saja diseluruh nusantara,judi&tempat pelacuran ada dimana-mana,meskipun tersembunyi&illegal,tapi tetap hidup&survive karena di-backing-i oleh oknum keamanan,krn memang jadi sumber income utk oknum keamanan. Alm.Bang Ali(Gub.DKI)tahu itu,dan dengan tegas,berani tanggung dosanya,toh uang hasil pajak judi&lokalisasi utk pembangunan.Tapi skr ini semua bersifat munafik,membenci judi/pelacuran,tapi kalau pergi ke luar negeri,berhura-hura dan selalu cari tempat2 hiburan

  5. meja bundar says:

    Loh… itu kan uang mereka sendiri terus kenapa pemerintah kita mengeluh? Kalo mau spt yg bapak bilang, kita bisa aja request pemerintah kita sendiri untuk bangun kasino. Ini merupakan bagian dari pariwsisata Singapura dan juga ini tidak melarang untuk semua turis mesti berjudi di singapura.

  6. Zepiroth Hong says:

    Inilah kelebihan negara tetangga dalam mengelola sumber daya yang ada. Singapura merupakan negara kecil, lebih besar sedikit dari ukuran kota Jakarta. Ini yang membuat pemerintah negeri singa ini sangat jeli dan pintar untuk meraih peluang dan menggunakan berbagai upaya untuk kelangsungan hidupnya. Korupsi hampir NOL persen, sistem kenegaraan dan pelanyanan publik berjalan sangat baik.

    Berbeda jauh dengan negara kita ini yang kaya berlimpah ruah, namun DIRAMPOK oleh berbagai pejabat. Baik secara terang2an atau sembunyi2. Aturan dan Hukum serasa tidak berlaku untuk segelintir kelompok, terutama yang memegang jabatan.

    Kesimpulannya, belajarlah dari pemerintah negara ini.

    Terlepas Devisa dihambur2kan di Singapura, pertanyaannya :
    Seberapa pintar pemerintah Indonesia dalam melindungi kepentingan negara dan rakyat-nya ???

  7. lynchlee says:

    “SELAMAT DATANG PAHLAWAN DEVISA”

    KALIMAT YANG TERTULIS DI DINDING,SAAT ANDA TIBA DI AIRPORT.
    TAPI SAAT ANDA MENGANTRI UNTUK KELUAR DARI IMIGRASI DAN MENGHADAPI STAFF DARI IMIGRASI ANDA AKAN TAHU BAHAWA KALIMAT ITU LEBIH TEPAT DITAMBAH KALIMATNYA MENJADI :

    ” SELAMAT DATANG PAHLAWAN DEVISA,YANG BAWA UANG UNTUK KITA”(STAFF IMIGRASI)

    PEMERASAN DISANA SINI,MEREKA DIBEDAKAN,DIPERAS.
    TAPI DIMANA HATI PEMERINTAH INI ?????
    SEMUA PIHAK TERKAIT TAHU KEADAAN INI,INI TELAH MENJADI RAHASIA UMUM TAPI PEMERINTAH DIAM SAJA.
    APAKAH MUNGKIN MEREKA JUGA YANG BERMAIN DISINI!!!

    MARI BIARKAN RAKYAT INDONESIA HIDUP DAMAI BUKAN HIDUP PENUH MAFIA(BERDASI)DIINDONESIA
    INGAT KARMA BERLAKU BAGI ORANG YANG MENINDAS RAKYAT KECIL

    WASSALAM

  8. Marna78 says:

    Kasihan budak-budak nih, uang yang dicari untuk memakmurkan keluarga habis sia-sia. Semoga tuhan menyadarkannya

  9. Aslam says:

    Wong sing dimaenke judi duit hasil korupsi, “ilang yo wis, korupsi lg” said penjudi a.k.a koruptor

  10. SAUDAGAR says:

    sadarnya setelah kalah..gemana tuh emangnya otaknya belet apa?kwkwk

  11. moko says:

    selama uang yang dihamburkan bukan uang rakyat itu hak pribadi mereka.

  12. RYAN HZ says:

    Bertobatlah kalian sebelum kalian mati, karena mati kalian tidak dapat membawa hartamu, karena harta didunia hanyalah hiasan, dan hidupmu akan kekal diakhirat.

  13. Niehands says:

    Walaupun banyak duit warga negara Indonesia abis di meja judi, biarkanlah uang itu mengalir ke makelar judi. Kalaupun judi diperbolehkan dan pemerintah membuat relokasi tempat judi, kemudian hasil dari tempat perjudian dipakai untuk membangun negeri, itu tidak akan menjadi berkah buat rakyat Indonesia. Masih ada berjuta-juta cara yang halal dan berkah dalam membangun bangsa. Insyaallah..wallahu a’lam.

  14. arif says:

    Astagfirullah!!!!!!!!

  15. Agus Budiman W says:

    Saya sich mendukung untuk pengalokasian tempat judi, tempat maksiat dan tempat narkoba jadi semuanya dapat dilakukan secara legal + menambah pajak untuk negara kita

  16. SRI says:

    Mantap infonya..

  17. alvin says:

    setuju dengan meja bundar…
    itu duit mereka sendiri….
    kalau tidak mau lari keluar ya pemerintah harus melegalkan judi jadi bisa dapat pajak dari sektor itu….

  18. waspada donk says:

    waspada aja donk.. marina bay sands itu belum tentu banyak menang. banya orang indonesia bermain di situ, awas ada oknum2 (dibayar) di dalam yang bekerja sama dgn komputer marina Singapore, utk menang terus jadi memeriakan situasi agar lbh banyak minat pengunjung asal Indonesia. Tempat perjudian punya teknologi canggih bisa saja rawan kecurangan yang menguntungkan singapore, terus menerus menyedot kekayaan Indonesia.. TEKNOLOGI PERJUDIAN INILAH MEMANG TIDAK PERNAH DIPERIKSA TAPI HANYA PARA PENGUNJUNG YANG DIAWASI SAJA kecurangan…. ibarat tuan yg curang tapi pendatang gak boleh curang. WASPADA … WASPADA..

    coba beritakan berapa banyak pengunjung indonesia pernah main jadi korban utang..

  19. alfan butway says:

    pantesan saja singapure kaya raya.

  20. adi says:

    semuanya kok di itung2 dengan uang to….mo di kemanain tatanan agama…apa agama udah di ukur dengan berapa banyak banyak dimiliki..
    masih banyak kok devisi negara yang belum tergali…..
    yang maen ngrasain sendiri…gimana akibatnya….di dunia to akhirat…semoga bangsa indonesia d lingdungi oleh yang maha kuasa…(ALLAH SWT)..amieen

  21. moch agung says:

    kapan indonesia maju padahal indonesia kaya sekali.tau jawabannya BANYAK ORANG MUNAFIK……………..

  22. ouf mania says:

    judi hanya menjanjikan kekayaan,tapi justru yg terjadi semua hanyalah impian,dan tdk jarang dari penjudi mengalami kehancuran dan hidup tidak karuan…sadarlah sadarlah hai para penjudi….

  23. marwan says:

    Pengalaman saya saat merantau di negeri Belanda.
    Di negeri Belanda judi,prostitusi, minuman beralkohol,bahkan narkoba ( ganja, extacy, ) dilegalkan olh pemerintah, demi menghasilkan pajak utk membiayai negara.
    Namun disamping melegalkan “Maksiat”, pemerintah Belanda juga membekali rakyatnya dengan pendidikan dan pembelajaran kpd warganya,akan bahaya dan resiko dari semua itu.
    Jadi saat warga melakukan itu, mereka bisa berpikir logis dan sadar akan apa yg mereka lakukan.
    Misal : warga boleh mabuk di cafe, pemerintah membebani pajak miras,
    trus klo ketahuan mabok sambil setir mobil, mereka akan kena denda yg sangat tinggi dan hukuman penjara… ( Penegak hukum gak bsa di suap )
    Jadi warga akan berpikir 2 kali utk berbuat ceroboh dgn kebebasan yg ada…
    Sisi positif inilah yg mungkin bisa kita ambil, yaitu rakyat diberi hak kebebasan tanpa hrs melanggar hak kebebasan org lain. jika ini dilanggar, maka sanksinya jg hrs tegas, disertai dgn mentalitas aparat penegak hukum & peraturan yg baik.
    Sekian berbagi pengalaman saya,
    Salam, Marwan.

  24. Ipang says:

    Bener tuch,pahlawan Devisa,ujung2nya orang Immigrasi minta uang roko…SILIT semua….kita kasih jadi KEBIASAAN…Ndak dikasih..Ngomongnya Pelit…Mau Judi atau ndak kan Uangnya sendiri,asal jangan uang pemerintah…Korupsi aja belum beres,gimana mau klarifikasi Devisa…indonesia kebanyakan sandiwara dan sutradara…
    Banyak kasus yang menguap,bentar2 ditutupin..biar mengalih perhatian..nggak kedengaran lagi…Indonesia…kapan majunya ya..?
    Entah…..sampai keturunanku juga masih ngerasa susahnya hidup di indonesia,..

  25. wimpy says:

    indonesia buka lokalisasi judi aj.jgn munafik dehhh,masyarakat kita pada suka judi…..drpd uang kita buang ke kasino negara lain???mending di negara sendiri…….plissssss,jgn muna…ok

  26. wimpy says:

    bagi yg pro”imannya kuat”yg kontra”takut gak bs nahan nafsu”mental tempe……..

  27. Richa says:

    tau gak tempo hari ada yg bunuh diri loncat dari sebuah mall di jakarta pusat katanya gara2 kalah judi bola?Kalo sampe judi jd dilokalisasikan jangan2 cuma nambah2in orang yg pd bunuh diri gara2 kalah judi?…

  28. Syarief Hafid says:

    sebenarnya kalau judi di indonesia di legalkan itu lebih baik karena jelas ada pemasukan pajak….asal jangan dikorup…tapi di indonesia terlalu banyak orang munafik sok alim…..

  29. waspada donk says:

    perjudian atau taruhan tetap haram donk.. kok pikir2 ke situ.. pengin lakukan aktivitasi lbh berguna di luar udah banyak.. jangan ngaku2 terpaksa perjudian di indonesia dilegalkan, tuh namanya sok2 alim tapi munafik aja..

  30. joko mukti says:

    melawan kemauan penguasa tidaklah cukup dengan “jangan” atau tidak.Memang tugas kita membenahi setiap perubahan yang bakal terjadi dikemudian hari.Antisipasi sedini mungkin dengan tambahan ilmu.Ilmu sukses dunia akhirat.Coba barangkali ada buku yang bisa diajarkan buat anak cucu kita tentang itu.Kalau memang terlalu panjang urusannya coba berdayakan organisasi yang menentang kemaksiatan termasuk judi.Jangan meratapi uang haram pergi jauh, kalau pun bisa dimanfaatkan untuk pembangunan akan musnah dan tidak manfaat.Yakini itu.

  31. Jack As says:

    OH..OH..OH..

    TANGGAL 14 JULI 2010, KORAN BATAM TERBIT DENGAN JUDUL JACKPOT DI LEGALLKAN OLEH PEMERINTAH.
    NAMUN BESOK NYA TANGGAL 15 JULI 2010 SELURUH ARENA JACKPOT DI BATAM DI TUTUP TOTAL.
    SAMAPI SEKARANG TIDAK DI PERBOLEHKAN OLEH MUI DAN TOKOH MASYARAKAT DEI BATAM. TAPI SANGAT SAYANG BERITA INI TIDAK MELEBAR KE NASIONAL,

    http://www.batampos.co.id/berita-utama/berita-utama/batam-legalkan-jackpot.html

    http://www.batampos.co.id/berita-utama/berita-utama/kapolda-perintah-tutup-gelper.html

  32. Sigit Ary says:

    APa yang bisa kita lakukan pak? Sudah banyak kita dengar kebobrokan orang Indonesia. Smoga kita bukan termasuk orang2 pendosa tersebut.

  33. dudung says:

    kalau mau menang di casino MBS jangan serakah ,pasang dadu besar-kecil timpuk 500$ kalau menang jangan main lagi,karena kansnya 50:50,kalau tdk kena di lipatkan terus,pasti anda menang.Besok balik lagi,pasti menang dgn. cara yang sama.berlibur 3 hari anda bawa pulang 1.500$,tapi ini berlaku bagi orang displin mainnya. Tapi disini saya t idak anjurkan orang bermain,cuna trik sja.

  34. melo says:

    Ilegal saja banyak yang “terang terangan”.
    Apalagi dilegalkan…
    Indonesia bisa jadi kembali ke zaman “gelap gelapan”

  35. muwahhid says:

    Jika negara ingin rakyatnya kaya harta, pemerintah harus bisa “memenej” negara dengan baik dan belajar dari negara Singapura. Jika negara ingin rakyatnya kaya hati, pemerintah harus bisa “memenej” negara dengan baik dan belajar dari TUHAN.
    Tinggal……….., pilih yang mana ? Kaya harta atau kaya hati ?.
    Sebagai negara yang BerkeTuhanan Yang Maha Esa sudah semestinya bangsa Indonesia lebih mendahulukan/mengutamakan kaya hati daripada kaya harta. Sebab dengan kaya hati, InsyaAlloh harta akan mengalir ……………………..

  36. Segala “sesuatu” yang diciptakan oleh Tuhan, pasti ada sisi manfaat-sisi mudharat. Tinggal bagaimana pinter-pinternya manusia menilai,memanfaatkan dan mengelola sesuatu itu menjadi sesuatu yang bermanfaat/berguna untuk kehidupan manusia di dunia dan di akherat ( itu kalo kita percaya akherat ). dus….perlu bukti nyata/ilmiah perbandingan besar-kecil antara manfaat dan mudharat perjudian untuk bangsa Indonesia. ……….sebelum melegalkannya.

  37. david says:

    judi….klau dekat sama orang yg kecanduan ini….semua bisa d legalkannya

  38. jiang says:

    Daripada melegalkan judi , bagaimana kalau pulau-pulau terluar dan agak susah diawasasi, disewakan ke pihak lain misalnya 100 tahun, jadi pulau-pulau tersebut sudah ada yang menjaganya, jangan sampai kasus sepadan-ligitan terulang lagi.Tapi banyak pihak2 yang munafik, suka menentang ide2 dari orang lain, yang mengibaratkan pulau tsb sama dengan isteri, yang mengatakan mana mungkin menyewakan isteri (pulau) ke pihak lai.Bego khan perumpamaan tersebut..pulau=isteri ???????? Aduh…….mendingan disewakan daripada dicaplok oleh negara lain.

  39. abba says:

    bandar besar Singapore dan Malaysia berperan dalam mengkondisikan agar di Indonesia tidak bisa dibuka kasino, karena akan mengurangi pasar mereka…berbagai upaya dilakukan , bahkan beberapa Pengusaha Hitam Indonesia yang berusaha membuka judi resmi tidak berdaya. judi gelap tetap ada dan marak dijakarta, sayangnya jika anda adalah orang awam maka anda tidak akan tahu.

  40. Koh Aping says:

    Mbuh ra maksud

  41. babi says:

    biarin aja mereka berjudi,itu kan uang mereka sendiri,gitu aza kok repot,rakyat indonesia banyak yang munafik, dan dikit-dikit selalu dihubungkan dengan agama,dan sipat orang indonesia SMS yaitu susah melihat orang senang dan sebaliknya senang melihat orang susah haaaa…..

  42. muji hartono says:

    Besar kecil area negara ternyata tidak berdampak pada ekonomi masyarakatnya,yang kaya makin kaya yang miskin dapat agunan dari pemerintah ( bila di luar negeri )
    Nah dindonesia yang kaya tambah kaya yang miskin tambah merana banyaknya kesenjangan sosial dimana mana dan perlindungan hukum yang berpihak

  43. adi tea says:

    buang duit di singapore kan disini juga bisa. udah duit haram tambah haram; go to hell lah

  44. Wahyu sty. says:

    lebih enak kita ngopi, isap rokok, sarungan dan jagongan bareng. kita tonton dan kita denger sandiwara ato drama yang ada di negri kita ini. secara nggak langsung kita diajari membuat skenario tingkat tinggi. intrik-intrik tingkat tinggi.dengan kata laen “Piye to carane ngakali wong iku ?” (Bagaimana sih cara mengelabuhi orang?)

  45. tobatlah says:

    Astagfirullah!! Bertobatlah kalian sebelum kalian mati, karena mati kalian tidak dapat membawa hartamu, karena harta didunia hanyalah hiasan, dan hidupmu akan kekal diakhirat.

  46. Rio says:

    Mudah-mudahan tempat kaya’ gini ga ada cabangnya di Indonesia

  47. Halomoan says:

    ulasannya mantap kali mas Bowo…takjub saya membacanya…jika boleh mas Bowo ngulas dikit soal Presiden baru Singapore lah….ya oleh2 teraktual , tajam dan terpercaya. tks

  48. manajemen says:

    buang-buang duit???$$*^%&*^^*)(*_))+
    sementara masih banyak yang kelaparan disekitar kita
    mending sumbangin aja, atau buat panti asuhan saja…lebih bermanfaat…

Tinggalkan Komentar