Moh Samsul Arifin
Dhea begitu ia biasa dipanggil. Usianya baru sepuluh tahun. Ia terpaksa melupakan ikut EHB [Evaluasi Hasil Belajar], tengah Juni lalu lantaran tiba-tiba jatuh sakit. Murid SD Aren Jaya 14 Bekasi ini sudah tiga kali pindah rumah sakit. Alih-alih sembuh, penyakit yang dideritanya baru dipastikan setiba di RS yang bersebelahan dengan kampus kedokteran UI Salemba, Jakarta.
Lebih dari dua pekan ia terbaring (kadang tak sadarkan diri, kadang sadar) di ruang gawat darurat (ICU) anak RSCM Jakarta. Dokter yang merawatnya menyebut ia positif mengidap Sindrom Guillain Barre atau SGB. Ini adalah sebentuk kelainan sistem saraf akut yang mengenai radiks spinalis dan saraf perifer, dan kadang saraf kranialis. Mereka yang mengidap SGB bisa dikenali dari sejumlah gejala, mulai dari kelumpuhan, kerusakan saraf dan jika parah bisa menimbulkan koma. Selengkapnya »
