Sebuah Mukadimah
Miko Toro*)
Kami membentuk Klub Buku & Film SCTV. Mengapa klub ini perlu ada? Anggota klub akan menjawab, “Ini tempat happy-happy kutu buku di SCTV. Dengan adanya klab ini, kami bisa tukar menukar ide. Siapa saja, boleh ikut nimbrung.”
Begitu saja? Betul. Cuma itu. Tapi biasanya, bila ditanya dengan tatapan agak serius, saya yakin anggota klab akan memberi jawaban kira-kira begini:
“Konon, minat baca bangsa Indonesia, termasuk sejumlah oknum mahasiswa, masih rendah. Padahal kami percaya, buku adalah segalanya. Seperti halnya makanan bergizi membuat tubuh sehat, bacaan bergizi membuat pikiran sehat. Maka, dengan semangat cinta tanah air yang berkobar-kobar, kami memberanikan diri, melalui klab ini, mengajak siapa saja untuk lebih banyak membaca.”
Baiklah. Tapi tentu kemudian ada yang bertanya: Klub ini bernama Klub Buku & Film SCTV. Apa itu berarti, klub ini juga mengajak kita semua untuk lebih banyak menonton film dan, tentunya, sinetron?
“Hmm… mungkin tidak semua makanan cukup bergizi? Mungkin tidak semua buku, atau semua film, menyehatkan pikiran?”
Yang jelas, kami perlu mengikutsertakan film dalam klub ini, karena sebagai stasiun televisi, kami berkecimpung dalam dunia gambar bergerak. Kenyataannya, banyak karya sinema, bisa bicara tentang gagasan, sama kuatnya, dengan sebuah buku yang baik.
Tidak setuju? Mari kita diskusikan semuanya, dalam Klub Buku & Film SCTV. Blog ini akan menampung tulisan-tulisan yang dipresentasikan dalam komunitas tersebut. Ini adalah undangan untuk Anda.
*) Miko Toro adalah Koordinator Klab Buku & Film SCTV

sekedar bertanya, dimana klab buku dan film SCTV ini, apakah ada forumnya ?
atau kita berdiskusi dan membahas suatu buku/film di blog ini ?
thanks
Comment by pembacabuku — May 14, 2008 @ 12:01 pm
ah,… siapa bilang bergizi.
hanya gara-gara istri dan putriku penggila sinetron “bunga” nya asceteve, maka dengan secara tak disengaja aku juga jadi ter tonton sinetron yg tak bermutu tsb. sumpah aku paling benci sinetron2an yg dicekoki esceteve spt sibunga tsb. karena tak sengaja tertontonku bbrp apisode, maka aku beri kesimpulan nol kagak ade ape2nye, janganlah karena mengejar rating2an sehingga mengorbankan acara2 yg juga bermutu. kalaupun ada sinetron tolonglah selektif yg agak memberi manfaat buat keluarga, baik itu ide cerita, tutur bahasa yg baik, yg dapat menggugah rasa cinta tanah air,cinta akan budaya kita, dikemas sesuai dengan komdisi saat ini. jangan ceritanya melulu soal intrik di keluarga. kayak sibunga itu.
padahal masih banyak ide2 cerita yg bernuansa edukasi,kebangsaan,religi, yg bisa diangkat jadi tema cerita. seperti cerita “pencari allah” nya bang dedi miswar.
kalau klab2an film sctv kayak begitu, mendingan tidur, atau nonton astro.
Comment by doelkar's — May 14, 2008 @ 3:11 pm
segera aja dibentuk. siapa tau, bisa tau bisa jadi sumber inspirasi, agar sinetron [lepas terutama], bisa jadi lebih bergizi. ah, masak malam - malam acap kali dipaksa nonton film cinta remaja? udah gitu, ceritanya kadang hanya duplikasi alias dimirip-miripkan dengan film yang udah terkenal. kadang judulnya diplesetkan. aduhhhh. alangkah senangnya, jika sctv menggarap ini lebih serius. [iklan banyak -- salah satunya 'kan -- akhirnya kembali ke penonton juga ..he..he..]. trus terang, saya jarang nonton sinetron, tapi terpaksa sering nonton juga kalo malam g bisa tidur.
baiklah bung miko, ditunggu nih realisasinya…[dikit - dikit, saya juga senang baca]
Comment by ary — May 15, 2008 @ 9:41 pm
yu ditunggu realisasinya mas miko sekalian adakan lomba jurnalis
Comment by suwah — May 16, 2008 @ 8:57 pm
tapi klo boleh nanya gimana nich.. cara daftarnya… atau harus gimana dulu nich… sapa tahu.. klo ada yang tahu… caranya..
Comment by Zanikhan — May 17, 2008 @ 11:38 am
Allow mas Miko Toro klo mo buat Klub Buku & Film SCTV, ga usah lah d masukan sinetron emang seberapa banyak sinetron kita yang bermutu dan dapat mendidik???
Apa mau promosi dari SCTV agar sinetronnya laku untuk d tonton, ya udah buat aja Klub Buku & Sinetron SCTV….
Tapi oke deh klo d buat Klub Buku SCTV…
Comment by mpang99 — May 18, 2008 @ 3:05 pm
ide bagus, kapan dan bagaimana caranya mendaftar..?
Comment by torasham — May 21, 2008 @ 3:04 pm
Bagaimana bisa klub buku SCTV digabungkan dengan film, karena tayangan SCTV sangat miskin dengan program film layar lebar. Tentu akan lucu jadinya kalau klub ini nantinya malah “terjerumus” mendiskusikan sinetron. Tapi, secara ide pendirian klub ini sangat bagus.
Comment by pegasus — May 26, 2008 @ 10:48 am
bagus banget kayanya deh. klo ada tmpt buat orng2 yng pnya kecintaan di dunia baca dan perfilman bergabung…
oya, kalau kita ada ide cerita / script nya, bisa gak buat diajukan ke sctv?? makasih, sebelum sukses selalu buat semua..
amiin!!!
Comment by ariyant — May 27, 2008 @ 12:18 am
bagaimana klub buku datang ke cmpuz saya!!!
boleh tidak …….
Comment by pono — May 28, 2008 @ 1:24 pm
bagaimana tahu tentang buku, program sctv kebanyakan sinetron abg-nya, perbanyak donk program pendidikan yang mengupas pengetahuan
Comment by busye budi — May 30, 2008 @ 2:27 pm
Saya setuju banget kalo ada klub buku dan film. tapi,kalo sinetron ikut - ikutan nimbrung jadi kurang seru deh kayaknya. soalnya sinetron - sinetron yang ada di tv sekarang justru banyak yang bikin kita jadi gag realistis. pokoknya gag mutu bgd dyeh…satu lagi, film - film di negara kita juga banyak yang gag mutu. cuma mengedepankan hiburan tanpa peduli pesan.ya,,, walopun yang bikin film bilang “ada banyak pesan positif” dalam film yg dibuatnya.tapi????? gag yakin dyeh….
Comment by tian — June 2, 2008 @ 4:22 pm
good idea,jaramg bgt klab buku biasanya motor,musik,olahraga aj yg ada klab nya tp trnyata ada jg yg prhatian ma bacaan,walaupun sy org awam tp menurut sy tu bner-bner sngat smart bgt.sctv ada ga film tntang cinta dimana cowok nya itu pengangguran,dari pacaran hingga nikah ia jalani hidup pnuh warna warni tapi slalu aj jadi gunjingan org skitar…klo lom ada coba deh bikin pasti sctv ga cuma satu tuk semua tapi semua untuk bersatu (kaya perang ya…)bye and thanks for all…i love u sctv…
Comment by arif — June 7, 2008 @ 2:56 am
Kalo mau ngirim naskah gimana yah? btw, omong2 soal sinetron..sinetron itu adalah alat pemersatu ibu2 RT, saling mendiskusikannya dsb..
Comment by Iwan Madari — June 8, 2008 @ 12:45 am
Rekan-rekan sekalian, terimakasih sekali, atas tanggapannya, yang ternyata semua positif, terhadap terbentuknya Klub Buku & Film SCTV.
Saya mohon maaf sebesar-besarnya, karena lambat memberi tanggapan balik. Tidak ada ‘excuse’ untuk ini.
Beberapa pertanyaan mengemuka dalam tanggapan yang masuk. Terutama, dimana ‘lokasi’ Klub Buku ini, dan bagaimana cara daftarnya?
Sekali lagi, mohon maaf: untuk sementara, klub ini melakukan kegiatan, hanya di lingkungan kantor SCTV. Juga, belum ada cara mendaftar. Semua itu, karena klub ini memang masih mencari bentuk. Berbagai hal dalam klub ini, besar kemungkinan masih berubah. Jadi bisa saja, dalam waktu dekat, klub ini membuka pendaftaran dan melakukan berbagai kegiatan di luar kantor SCTV.
Sejauh ini, klub telah melakukan tiga kali pertemuan: ngobrol tentang rencana ke depan klub, serta membahas sejumlah buku dan film. Beberapa hasil ngobrol dan resensi itu, sudah bisa dilihat, di ‘link’ Klub Buku & Film, di situs ini (Liputan6.com). Mudah-mudahan, selanjutnya, kegiatan klub ini akan semakin kaya dan beragam.
Tentu saja, klub buku siap dan berharap menerima aneka masukan dan saran, demi perkembangannya.
Sekali lagi terimakasih.
Salam.
Miko Toro.
Comment by Miko Toro — June 18, 2008 @ 12:00 pm
saya mau daftar boleh mas?
Comment by radit — June 20, 2008 @ 11:48 am
saya punya mimpi, menurut saya sih indah..gag tau dyeh menurut yang lain… saya pengen bgd baca bareng mereka - mereka yang tak seberuntung kita. siapa tau, mereka - mereka itu jadi sedikit lebih tau tentang dunia luar sana. kira - kira kalo bnr - bnr dah terbentuk, klub buku mau gag ya bantu ngewujudin mimpi saya??
Comment by tian — June 20, 2008 @ 3:35 pm
selamat atas lahirnya klub ini. Tapi gak usah repot2 bikin organisasi, tetap aja OTB (organisasi tanpa bentuk), komunikasi ya lewat forum blog ini. Nggak usah ndaftar anggota, pakai kartu anggota, ada rapat2 kayak parpol. malas ach. Lagian harga bensin naik, jalanan macet, nambah urusan berarti nambah ongkos.
Salam.
Comment by masbas — July 17, 2008 @ 12:15 pm