<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Ujian Nasional dan Kegundahan Guru</title>
	<atom:link href="http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/</link>
	<description>Blog liputan 6 aktual tajam dan terpercaya</description>
	<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 01:46:08 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>By: sabjab badio</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2627</link>
		<dc:creator>sabjab badio</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 19:07:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2627</guid>
		<description>Yg dibutuhkan bukan UAN. UAN bisa apa? Para guru sadar kalau UAN tak berguna, maka mereka merasa perlu membantu siswanya (walaupun harus dengan membocorkan soal). Memangnya, para pembuat soal tersebut tahu apa yang diajarkan pada para siswa di seluruh indonesia?

Trus apa gunanya KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan). Kalau kurikulumnya tingkat satuan pendidikan, mengapa ujiannya nasional?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yg dibutuhkan bukan UAN. UAN bisa apa? Para guru sadar kalau UAN tak berguna, maka mereka merasa perlu membantu siswanya (walaupun harus dengan membocorkan soal). Memangnya, para pembuat soal tersebut tahu apa yang diajarkan pada para siswa di seluruh indonesia?</p>
<p>Trus apa gunanya KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan). Kalau kurikulumnya tingkat satuan pendidikan, mengapa ujiannya nasional?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Afif</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2350</link>
		<dc:creator>Afif</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 09:57:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2350</guid>
		<description>UAN udah bikin kita jadi "Bangsa Frustasi".</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>UAN udah bikin kita jadi &#8220;Bangsa Frustasi&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: S Aman BS</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2341</link>
		<dc:creator>S Aman BS</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 08:44:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2341</guid>
		<description>Yang dibutuhkan bukan UAN. UAN bisa apa? Para guru sadar kalau UAN tak berguna, maka mereka merasa perlu membantu siswanya (walaupun harus dengan membocorkan soal). Memangnya, para pembuat soal tersebut tahu apa yang diajarkan pada para siswa di seluruh indonesia?

Trus apa gunanya KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan). Kalau kurikulumnya tingkat satuan pendidikan, mengapa ujiannya nasional?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang dibutuhkan bukan UAN. UAN bisa apa? Para guru sadar kalau UAN tak berguna, maka mereka merasa perlu membantu siswanya (walaupun harus dengan membocorkan soal). Memangnya, para pembuat soal tersebut tahu apa yang diajarkan pada para siswa di seluruh indonesia?</p>
<p>Trus apa gunanya KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan). Kalau kurikulumnya tingkat satuan pendidikan, mengapa ujiannya nasional?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dayat Aulia</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2269</link>
		<dc:creator>Dayat Aulia</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 22:32:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2269</guid>
		<description>System Pendidikan di Indonesia bersifat Jiplakan yg berkiblat ke Amerika... system yg diambil hanya yg MENGUNTUNGKAN PIHAK2 TERTENTU SAJA bukan untuk Kpentingan Para Siswa nya... Kalo mau NGEJIPLAK? Jiplak Semua nya Pak!Jangan tanggung2 ngejiplak nya biar Rakyat Indo Bisa Sekolah Semua "GRATIS" Kaya di Amrik.. Dana dari RAPBN untk Pendidikan ada..Dana dari Bank Dunia untk Pendidikan ada..Tapi Rakyat Mau Sekolah aja Susah Kudu Punya uang Dulu Baru Bisa Sekolah(?) DANA NYA KEMANA PAK...??????????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>System Pendidikan di Indonesia bersifat Jiplakan yg berkiblat ke Amerika&#8230; system yg diambil hanya yg MENGUNTUNGKAN PIHAK2 TERTENTU SAJA bukan untuk Kpentingan Para Siswa nya&#8230; Kalo mau NGEJIPLAK? Jiplak Semua nya Pak!Jangan tanggung2 ngejiplak nya biar Rakyat Indo Bisa Sekolah Semua &#8220;GRATIS&#8221; Kaya di Amrik.. Dana dari RAPBN untk Pendidikan ada..Dana dari Bank Dunia untk Pendidikan ada..Tapi Rakyat Mau Sekolah aja Susah Kudu Punya uang Dulu Baru Bisa Sekolah(?) DANA NYA KEMANA PAK&#8230;??????????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arie</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2264</link>
		<dc:creator>arie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 17:29:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2264</guid>
		<description>Saya setuju kalo sebaiknya UAN itu dihapuskan.UAN hanya akan menghasilkan generasi yang bermoral SKS(sistem kebut semalam) dan hanya mengutamakan penampilan dan gengsi.Tujuan pendidikan buat mereka adalah yang penting lulus dan yang penting punya ijazah tanpa mengerti tujuan pendidikan itu sendiri.UAN seolah-olah memberikan kesan kalau keberhasilan seorang siswa hanya ditentukan oleh ijazah,sungguh sebuah pemikiran yang sempit.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya setuju kalo sebaiknya UAN itu dihapuskan.UAN hanya akan menghasilkan generasi yang bermoral SKS(sistem kebut semalam) dan hanya mengutamakan penampilan dan gengsi.Tujuan pendidikan buat mereka adalah yang penting lulus dan yang penting punya ijazah tanpa mengerti tujuan pendidikan itu sendiri.UAN seolah-olah memberikan kesan kalau keberhasilan seorang siswa hanya ditentukan oleh ijazah,sungguh sebuah pemikiran yang sempit.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cahya azzahra</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2208</link>
		<dc:creator>cahya azzahra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 02:38:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2208</guid>
		<description>ho o, saya s7, mereka pikir dengan un mutu pendidikan akan naek,akan bagus. IYA TERBUKTI. TERBUKTI MEMBUAT SISWA2NYA,MENJADI PE C U N D A N G!!!!! kenapa tdk. krn hnya mendidik untk hasil akhirnya dooang. bukan prosesnya.
lulus dgn cara apapun sing penting lulus. itu yang diinginkan pemerintah???? meskipun harus dengan membeli jawaban ato apapun sebutannya itu........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ho o, saya s7, mereka pikir dengan un mutu pendidikan akan naek,akan bagus. IYA TERBUKTI. TERBUKTI MEMBUAT SISWA2NYA,MENJADI PE C U N D A N G!!!!! kenapa tdk. krn hnya mendidik untk hasil akhirnya dooang. bukan prosesnya.<br />
lulus dgn cara apapun sing penting lulus. itu yang diinginkan pemerintah???? meskipun harus dengan membeli jawaban ato apapun sebutannya itu&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bernard Salassa</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2206</link>
		<dc:creator>Bernard Salassa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 01:56:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2206</guid>
		<description>Kalau saja standar yang baku untuk dunia pendidikan sudah dilegalisir oleh seluruh komponen yang bertanggung jawab kepada dunia pendidikan negeri ini, pasti dana/anggaran yang layak untuk setiap sekolah dapat tersedia sesuai kebutuhan pendidikan dan aparatnya punya kualitas yang memadai bagi perkembangan pendidikan. Maka sudah pasti keberhasilan sudah didepan mata; jangankan Ujian Nasional, Ujian Internasional pun anak-anak Indonesia pasti bisa !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau saja standar yang baku untuk dunia pendidikan sudah dilegalisir oleh seluruh komponen yang bertanggung jawab kepada dunia pendidikan negeri ini, pasti dana/anggaran yang layak untuk setiap sekolah dapat tersedia sesuai kebutuhan pendidikan dan aparatnya punya kualitas yang memadai bagi perkembangan pendidikan. Maka sudah pasti keberhasilan sudah didepan mata; jangankan Ujian Nasional, Ujian Internasional pun anak-anak Indonesia pasti bisa !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yustin</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2187</link>
		<dc:creator>yustin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 05:39:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2187</guid>
		<description>hehehe.............
 alaaaaaaaaaaaa
dulu para guru oitu bisa lulus sekoolahnya juga dari pembocoran soal soal di saat ujian nasional 
 nah kalo dulu ada thb
sekarang unas 
 hanya beda nama aja kok..
jadi gak ada masalah kayaknya

ayo sekarang kita lebih baik rame rame bantu adik- adik kita ynag sedang unas.
lagian bener kata yogie uan hanya bikin repoooootttt aja.dan ki hajar dewantar runtuh hanya gar gara uan.

pemerintah indonesia nggak pernah   B E C U UUUU  SSSSSSSSS.....
HEHEHEH</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehe&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
 alaaaaaaaaaaaa<br />
dulu para guru oitu bisa lulus sekoolahnya juga dari pembocoran soal soal di saat ujian nasional<br />
 nah kalo dulu ada thb<br />
sekarang unas<br />
 hanya beda nama aja kok..<br />
jadi gak ada masalah kayaknya</p>
<p>ayo sekarang kita lebih baik rame rame bantu adik- adik kita ynag sedang unas.<br />
lagian bener kata yogie uan hanya bikin repoooootttt aja.dan ki hajar dewantar runtuh hanya gar gara uan.</p>
<p>pemerintah indonesia nggak pernah   B E C U UUUU  SSSSSSSSS&#8230;..<br />
HEHEHEH</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yogie</title>
		<link>http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2181</link>
		<dc:creator>yogie</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 22:12:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.liputan6.com/2008/05/12/ujian-nasional-dan-kegundahan-guru/#comment-2181</guid>
		<description>UAN? kenapa harus ada UAN yang bikin repot, boros, dan menyengsarakan siswa dan guru? kenapa pemerintah tetap berkeras mengadakan UAN padahal rakyat sudah menolak dan menggugat UAN? kenapa pemerintah tetap mengadakan UAn padahal kualitas sarana prasarana pendidikan di indonesia tidak merata? yang anda tulis itu adalah ekses buruk dari UAN. karena UAN lah guru tidak bebas menentukan bahan ajar dan menciptakan suasana belajar di sekolah monoton hanya satu tujuan: lulus UAN. UAN sudah selayaknya direvisi bahkan dihapus sama sekali. jangan biarkan pendidikan indonesia yang telah susah payah dibangun oleh Ki Hadjar Dewantara runtuh hanya gara-gara UAN.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>UAN? kenapa harus ada UAN yang bikin repot, boros, dan menyengsarakan siswa dan guru? kenapa pemerintah tetap berkeras mengadakan UAN padahal rakyat sudah menolak dan menggugat UAN? kenapa pemerintah tetap mengadakan UAn padahal kualitas sarana prasarana pendidikan di indonesia tidak merata? yang anda tulis itu adalah ekses buruk dari UAN. karena UAN lah guru tidak bebas menentukan bahan ajar dan menciptakan suasana belajar di sekolah monoton hanya satu tujuan: lulus UAN. UAN sudah selayaknya direvisi bahkan dihapus sama sekali. jangan biarkan pendidikan indonesia yang telah susah payah dibangun oleh Ki Hadjar Dewantara runtuh hanya gara-gara UAN&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
