Miko Toro*)
Kami membentuk Klub Buku & Film SCTV. Mengapa klub ini perlu ada? Anggota klub akan menjawab, “Ini tempat happy-happy kutu buku di SCTV. Dengan adanya klab ini, kami bisa tukar menukar ide. Siapa saja, boleh ikut nimbrung.”
Begitu saja? Betul. Cuma itu. Tapi biasanya, bila ditanya dengan tatapan agak serius, saya yakin anggota klab akan memberi jawaban kira-kira begini:
“Konon, minat baca bangsa Indonesia, termasuk sejumlah oknum mahasiswa, masih rendah. Padahal kami percaya, buku adalah segalanya. Seperti halnya makanan bergizi membuat tubuh sehat, bacaan bergizi membuat pikiran sehat. Maka, dengan semangat cinta tanah air yang berkobar-kobar, kami memberanikan diri, melalui klab ini, mengajak siapa saja untuk lebih banyak membaca.” Selengkapnya »