Seberapa Indonesiakah Anda?
Rahman Andi Mangussara
Di blog ini, kolega saya, Samsul Arifin, menulis artikel di bawah judul Malu Aku jadi Orang Indonesia. Tulisan ini mendapat banyak respon yang sebagian besar, jika tidak seluruhnya, adalah kritik. Para netter/blogger itu “marah” karena Samsul dianggap tidak bangga jadi orang Indonesia (saya tidak perlu mengulang lagi secara rinci apa yang membuat sejawat saya itu menulis seperti itu). Dalam pandangan kawan-kawan bloggers itu, seberapa buruk pun wajah Indonesia, kita harus tetap bangga hidup di buminya.
Bagi saya, kritikan para blogger itu tidaklah serta merta mencerminkan bahwa para penulisnya memiliki nasionalime atau keindonesiaan lebih tinggi dibandingkan rekan saya Syamsul. Lalu, bagaimana mengukur keindonesiaan kita? Atau seberapa Indonesiakah kita?
Nah, bulan Mei nanti adalah bulan nasionalisme. Di bulan itu kebangkitan nasional digagas oleh sejumlah dokter di Jawa dan di bulan itu pula reformasi dimulai. Pada 2008 ini kebangkitan nasional berusia seratus tahun alias seabad, sedangkan reformasi berusia sepuluh tahun. Dalam rangka itu saya ingin meminta tanggapan Anda mengenai:
1) Bagaimana mengekspresikan rasa nasionalisme atau keindonesiaan kita di zaman yang sudah berubah ini, ketika perjuangan secara fisik tidak ada lagi, setidaknya hingga saat ini, ketika definisi musuh dan wujudnya sudah berubah?
2) Apakah Anda punya kata yang bisa mengekpresikan nasionalisme tadi? Misalnya, Berjayalah, Bangkitlah, dan sebagainya…

bagiku dengan mem-bahagiakan orang tua yang mana telah banyak mengorbankan jiwa raganya untuk anak2 nya dan minimal jadi yang berguna dan bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga umumnya indonesia, tuk masyarakat khususunya orang lain, Rasullullah SAW “sebaik-baiknya mukmin adalah orang yang banyak manfaatnya bagi orang lain”
ALLOHHU AKBAR
INDONESIAAAAAA
Comment by suwah — April 13, 2008 @ 8:50 pm
1.) Bagi saya, mengekspresikan nasionalisme adalah dengan mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang berguna. Yaitu dengan hal-hal yang positif.
Memang saya sebagai generasi muda (umur saya 25th uhm.. anggap saja masih muda :p) sangat prihatin dengan membanjirnya kebudayaan-kebudayaan dari barat yang sangat merusak dan tidak sesuai dengan norma kita.
Banyak sekali generasi muda kita yang dengan bangganya meniru budaya-budaya barat yang tidak perlu, seperti mabuk-mabukan, pesta, sex bebas dan lain-lain.
Dan tayangan televisi pun makin hari, makin tidak mendidik.
2.) Hajaarrr teruss!!!!
Comment by Aldy — April 14, 2008 @ 7:02 pm
saya sedang berada di timur tengah (budaya timur seperti apa? krn di timur kalau mau tau lebih jahat dari di barat! cuma sistem negaranya aja yg tertutup, tdk terekspos gitu, dulu disebut bangsa jahiliyah:bayangin orang yg tega mengubur anaknya hidup2. kalau nilai ajaran islamnya ya lain lagi. banyak nilai2 ham.
Comment by idang — April 15, 2008 @ 12:47 am
Cinta tanah air adalah sebagian daripada iman. Saya sih berusaha mewujudkan cinta tersebut dengan membuat diri bermanfaat untuk lingkungan sekitar..tidak merugikan orang lain apalagi negara tercinta melalui tindakan langsung maupun tidak langsung saya. Selalu berupaya untuk mendidik diri sendiri dan anak2 saya untuk berlaku selalu jujur dan tidak korup dalam hal apapun. Kejujuran adalah landasan atas segala tindakan kita, terutama jujur kepada diri sendiri karena Allah.
Comment by Arifah — April 17, 2008 @ 4:57 pm
Apapun yg terjadi di negara kita,semuanya adalah potret nyata,yg mau ga mau suka gak suka,itulah adanya.
Mari bersama mendukung segala upaya pemerintah untuk memperbaiki indonesia.
Siapa yg mau membanggakan negara kita klo bukan kita sendiri sih!
D mnpun kita berada indonesia tetap negara dan bangsa kita,terlepas dari masalah sistem dan pemerintahan yg ada,aku tetap cinta indonesia…..!
Comment by Husni — April 18, 2008 @ 5:10 am
Bentuk rasa cinta nasionalisme saya. saran saya usir namru 2 boz.
kalo ga ada kerjaan nya dan ga ada manfaatnya. buat apa mereka minta tinggal di indo. apalagi minta kekebalan diplomatik lagiii..
ga tau diri.
jgn mau harga diri kita di injak.!
Comment by ary — April 29, 2008 @ 4:53 pm
1. Mengekspresikan rasa nasionalisme mgkn dengan mengikuti upacara bendera kali yaaaaks….
Yaaa pokoke dengan tidak meninggalkan budaya2 yang ada di Indonesia N kl bisa, harus sll dilestarikan…
2. AYO INDONESIA…. MAJU TERUS! PANTANG MUNDUR!!!!
HAAAJAAAAAAAAAAAAAAAAARRRR bleeeeeh…
Comment by KyLa — May 1, 2008 @ 9:42 pm
Saya Mah Bangga Sekali Jadi Orang Indonesia, Kalo Memang Merasa Malu Jadi Orang Indonesia Kenapa Mesti Bertahan Hidup Di Negara Indonesia? Dasar Aneh..!!! Harusnya Kita Bersyukur Jadi Orang Indonesia.Begitu banyak kekayaan alam yang di berikan oleh Tuhan kepada negara indonesia. dan saya merasa bangga sekali sebagian besar penduduk indonesia ini ramah tamah .saya yakin sama negara Indonesia suatu saat nanti negara kita akan bangkit untuk melawan budaya barat yang menyesatkan.
Comment by darus firman — May 7, 2008 @ 2:42 pm