Wednesday, May 22, 2013

Pindah (2)

January - 31 - 2008
pindah-2

Merdi Sofansyah

Hari-hari terakhir di Gedung Mitra, Jl. Gatot Subroto, Jakarta. Semua awak redaksi sibuk dengan kerja mengepak barang-barang pribadi dan kantor. Selain soal teknis, pindahan kali ini termasuk pindahan yang paling seru, membawa awak redaksi dengan jumlah terbanyak dibanding pindahan sebelumnya.

Pindah memang membangkitkan gairah. Gairah karena di tempat yang baru, akan ada suasana baru, tempat nongkrong baru, teman-teman yang baru hingga lokasi parkir, pastinya, juga baru.

Gairah itulah yang terekam dalam “vox pop” awak redaksi berikut ini:

Abbas Yahya, produser peliputan : “Dari satu gedung ke gedung lain, saya ingat sejak dari Jamz di blok M, terus ke Wisma AKR dan IWI, dan Gedung Indovison hingga ke Mitra, di Gatot Soebroto. Lucu, jadi ingat seperti suku-suku terasing yang nomaden. Tapi saya percaya, Senayan City terakhir untuk selamanya, seiring dengan kejayaan SCTV.”

Leanika Tanjung, produser peliputan: “Ribet, kurang direncanakan dengan matang. Akhirnya jadi serba terburu-buru. Meski begitu, welcome kantor baru dengan semangat baru”

Esther Mulyani, produser peliputan: “Kalau soal pindahan, bisa masuk MURI, karena SCTV sering banget pindahan. Yang pasti di Sen-ci harus pasang ‘kaca mata kuda’, supaya nggak belanja terus..”

M. Kemal, produser : “Ngepak lagi.. ngepak lagi..”

Hendra, koordinator peliputan daerah : “Capek.. kerjaan jadi buru-buru semua. Karena alat-alat mau dilepas, jadi gak fokus”

Nunung Setiyani, sekretariat redaksi : “Ribet banget!”

Teguh DH, reporter : “Sampai detik ini, saya masih belum bisa membayangkan bagaimana rasanya pindahan kantor itu. Maklum, baru pertama kali ini saya merasakan kantornya pindah. Saya juga masih belum bisa membayangkan repotnya ‘penyesuaian’ di lingkungan baru nanti. Tapi terlepas dari itu, saya tetap berpegang pada harapan: kantor baru, semangat baru dan jadikan semua lebih baik”

Roy, koordinator peliputan daerah : “Masih bisa makan murah di warteg nggak ya..?”

Adi Iskarpandi, asisten produser sport: “Sebagai orang cukup lama di SCTV, saya sudah mengalami beberapa kali pindahan kantor. Dan saya harap, pindahan kali ini merupakan pindahan terakhir. Untuk menghindari pemborosan, mengingat biaya pindah kantor cukup besar. Bukankah lebih baik dananya dibagikan ke karyawan dalam bentuk bonus?”

M. Samsul Arifin, staf litbang : “Yang jelas, ini bukan pengalaman pertama (meski tidak di SCTV). Pernah di tahun 2004 lalu, saya dan teman-teman harus pindah kantor, karena sudah tidak representatif lagi untuk aktivitas tim redaksi. Hasilnya? capek deeh.. Apa pasal? Kantor tersebut bukanlah media besar. Dan terpaksa saya harus ikut memindahkan barang, dari meja hingga rak buku serta mendesain ulang ruang kantor baru. Pindahan SCTV ke Sen-ci jelas tak perlu memeras keringat. Yang perlu diantisipasi justru adalah bagaimana pola konsumsi tidak melambung tinggi.”

Aribowo, produser : “Capek.. pindah-pindah barang. Ada tempat naruh barang nggak ya di sana?”

Jufri Alkatiri, produser: “Kepindahan SCTV ke Sen-ci menambah energi baru untuk menghadapi tantangan yang semakin mengglobal,”

Gunawan, manajer fasilitas pemberitaan: “Ini adalah pindahan kelima kali buat saya, sejak kerja di SCTV (dari Wisma AKR Kebun Jeruk hingga Sen-ci). Saya yakin ini yang terakhir kalinya buat saya, mengingat SCTV mengontrak dengan durasi 35 tahun. Saya siap pensiun di Senayan City!”

Joy Astro, presenter : “Pindahan ? ehm.. kayaknya bakal ribet selama masa pindahan. Maklum selama di SCTV belum pernah terkena imbas pindahan. Tapi kalau ke Senayan City-nya sih semangat, bisa sight seeing tiap hari, ketemu banyak orang. Menarik pastinya (terutama cewek-cewek cute-nya, he he he..). Yang bikin khawatir cuma satu, gak nahan belanjanya…”

Dan, seiring dengan terbit fajar 2 Februari ini, ijinkan kami menyongsong mentari baru di Senayan City.

Share and Enjoy:
  • Print this article!
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • blogmarks
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • Netvibes
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Tumblr
  • Twitter
  • Wikio

16 Komentar pada “Pindah (2)”

  1. tias says:

    jangan sampe ga siaran liputan6 ya.., kasihanilah kita2 yang tinggal di negeri nun jauh disana yang kangen banget liat perkembangan yang terjadi di indonesia secara live. BTW ada siaran live event pas pindahan ga??

  2. ervanca says:

    Selamat atas gedung yang baru buat Tim liputan 6 dan SCTV,semoga di gedung yang baru dapat semangat yang lebih baru lagi dalam menyajikan liputan kepada publik Indonesia sesuai dengan motto liputan 6 sendiri,dan satu lagi…Senanyan City sepertinya mendapat saingan nich dan juga para reporter serta krunya konsen ga ya dalam tugas secara tempat kerjanya mungkin berdampingan dengan Senci hehe…jangan2 studio Liputan 6 dan penggarapannya lebih sering di Senci ketimbang di Gedung SCTV sendiri

    Sukses buat Liputan 6 dan SCTV

  3. Ghatel says:

    Pindahannya ada acara slametannya nggak? klo ada undang saya donk, mas… ntar saya bantu-bantu deh…(bantu ngabisin makanan)

    ~~~~~kabuuurrrrrrrrr takut ditimpuk mas Merdi~~~~~~

  4. Dayat Aulia says:

    Congratulition Bwt Kantor Station nya yg baru..Smoga semua crew yg ada ga jdi tekor bayar makan siang di senayan city hehehe..and jgn lupa bwt periksa jadwal on air liputan6 nya yg suka telat keluar nya alias ga pernah on time sesuai ditrima nya di amrik yg selalu beda 30menit sometime beda satu jam dgn asli nya.Beda wkt Jkt dgn Washington DC untk saat ini tepat 12 Jam. Liputan6 pagi siang petang N malam ktrima disini nya ga pernah On Time..selalu telat kadang kala 30menit sampai satu stengah jam baru bisa dinikmati..jdi GA AKTUAL gtu lho.. contoh; bayu nova bilang mengudara jam 5pgi brarti jam 5 sore seharusnya sudah bisa dinikmati disini tpi knyataan nya baru jam 5.45sore nongol/on air nya di Virginia/DC tempat saya cari makan.Apalagi saat acara In Memoriam nya Pak Harto? Jasad nya dah sampe di Solo? Program Liputan6 Pagi nya bayu N nova baru muncul msih di Cendana..anggi msih di halim and CNN udah ksih berita saat pemakaman di solo.. Seperti bukan Siaran Langsung Pak…. anyway, Congratulation and Wish You All The Best.

  5. pratama says:

    congratz ya bwat pindahannya…wah, makin penasaran neegh apa jadinya setelah Liputan 6 pindahan ke senayan city… smoga makin mantep tayangan beritanya, yang pasti harus tetap aktual, tajam, dan terpercaya, sesuai mottonya…

  6. pratama says:

    wah pindahannya gmn? lancar ga?… jakarta banjir lagi…

  7. auliahazza says:

    Saya terheran-heran sama SCTV kenapa ga punya kantor sendiri yach padahal SCTV keren habis. Apakah ga nurunin image ga punya kantor sendiri ?

    Walaupun begitu selamat menempati kantor baru dan bujuklah si Bos punya bangunannya sendiri.

  8. Akhmad . Yulianto says:

    selamat atas gedung yang baru buat liputan6 SCTV semoga makin jaya dan makin aktual, tajam, dan terpercaya. jangan lupa tumpengan, mas merdi…he…he…he…

  9. punya_transistor says:

    Alhamdulillah akhirnya SCTV pindah ke SENAYAN CITY, tapi boleh mampir ga ya ke sana? tapi kalo bisa set studio LIPUTAN 6 juga berubah donk biar ga bosen gitu. selamat ya!

  10. evelynpy says:

    Selamat atas gedung yang baru, saya harap bebas banjir dan tidak menghalangi kinerja dari kru liputan 6

  11. Jacky says:

    It seems that the new studio is not really ready. When wil it be ready?!

  12. Kholil says:

    Aku baru tau kalo pindahan kantor. Tapi background untuk acara berita didesain kayak dulu lagi yach biar bagus. Terus kalo bisa ada program khusus yang nayangin proses pindahan kantornya biar aku bisa lihat. Seru lho kalo proses pindahannya ditayangin.

  13. Kholil says:

    O ya sampe lupa. Btw, kok pindah? emangnya kenapa? Terus gedung yang lama masih dipakai, gak?

  14. soeryo says:

    selamat sctv….pindahan pindahan…semoga makin tajam…terpercaya….pokoknya BROVO LIPUTAN 6.

    soeryo jogja

  15. Pribadi S. says:

    Meskipun telat tapi saya ucapkan selamat menempati kantor baru, suasana baru , semoga semangat baru tetap tumbuh day by day.
    Usul aja ya, tiap jam 5 pagi okey buka TV pasti Liputan-6 ,sampai 6.30 pagi.
    Tapi yang nahan kan banyaknya Sinetron di SCTV , sering pada prime time jam 18.30 – 23.00 sinetron melulu, laaah bosan deh. maunya kita2 kan setelah pulang kantor buka SCTV terus dapat acara yang bagus2.
    Untung nya sabtu dan minggu pagi lumayan juga acaranya, tapi herannya koq ya masih ada juga sinetron, weleeh weleeh

  16. Duki Marseno says:

    ASSALAMU’ALAIKUM WARRAHMATULLOHI WABARAKATUH
    Harusnya kita bersatu memikirkan apa yang saya utarakan dibawah ini setelah kita berhasil memikirkan apa yang saya utarakan kita duduki Senayan dan kita tahan semua yang korupsi, setalah kita buktikan bahwa mereka korupsi diatas Rp 1 Milyar kita hukum gantung berderet di bundaran HI setiap hari minggu pagi yang disaksikan oleh Presiden pilihan kita.
    Pernahkah Kita Sadar? Pernahkah Kita Peduli? Bahkan Untuk Diri Kita Sendiri? Kalau Saya Jadi Pengurus SPSI Ataupun SPN !!!!!! Saya Akan Jadikan Buruh, Sebagai Anggota koperasi

    Penduduk Indonesia = 222.192.000 (BPS, 2007)
    Penduduk Indonesia > 20 th = 155.524400 (BPS, 2007)
    Penduduk Jakarta = 7.776720 (Pikiran Rakyat, 2007), 5%
    Penduduk Botabek = 10.887.408 (Pikiran Rakyat, 2007), 7%
    Penduduk Indonesia Yang bekerja= 95.177.102 (BPS, 2007), 43%
    Penduduk Jakarta Yang Bekerja = 3.331.199 (BPS, 2007), 43%
    Penduduk Botabek Yang Bekerja = 4.663.678 ( BPS, 2007), 43%
    Yang mau Menjadi Anggota koperasi = 1.598.975 orang

    Iuran Bulanan Saldo Bulanan Saldo Tahunan
    a. Rp 10.000 15.989.750.000 191.877.000.000
    b. Rp 20.000 31.979.500.000 383.754.000.000
    c. Rp 25.000 39.974.375.000 479.692.500.000
    d. Rp 30.000 47.969.250.000 575.631.000.000
    e. Rp 50.000 79.948.750.000 959.385.000.000

    Dengan Jumlah Anggota = 1.598.975 orang atau hanya 20% orang yang bekerja di Jabotabek saja, dan setiap orang hannya menabung Rp 10.000, maka dana itu akan bisa digunakan untuk modal yang nantinya keuntungannya dibagikan dalam bentuk SHU tahunan, bagaimana kalau hampir seluruh rakyat kita bersatu membikin koperasi yang kuat ini,

    Kalau kita terus mengandalkan semua pejabat pemerintah kita, itu hanya mimpi, dan kalaupun ada dewi fortuna Indonesia itupun hanya mimpi, hanya inilah cara kita untuk menjadi bangsa yang besar, serta untuk membuktikan bahwa kita bukan bangsa kuli, tetapi bangsa yang bermartabat,

    Jadi bisa jadi kalau ini semua ini sudah kuat, maka tugas seluruh pengurus SPSI bukan hanya menuntut UMP, tetapi justru akan menentukan UMP itu sendiri, serta segala peraturan yang menyangkut ketenagakerjaan.
    Pernahkah Kita Membayangkan Ini Semua????

    DUKI MARSENO (021-4601412, 021-32170395, senji82@yahoo.com)

Tinggalkan Komentar